Tidur dengan lampu menyala ternyata dapat memengaruhi kualitas tidur kita, dan itu bukan sekadar mitos.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cahaya dapat mengganggu pola tidur yang sehat dan memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Dampak Cahaya Terhadap Kualitas Tidur
Paparan cahaya saat tidur dapat memengaruhi produksi hormon melatonin, yang berperan penting dalam mengatur siklus tidur.
Menurut penelitian, kualitas tidur seseorang bisa terganggu jika terkena cahaya, bahkan dalam jumlah kecil.
Hormon melatonin biasanya diproduksi saat malam hari dan menurun saat pagi. Ketika lampu menyala, produksi hormon ini bisa terhambat, membuat kita lebih sulit tidur lelap.
Para ahli menyarankan agar lingkungan tidur dijaga dalam kondisi gelap untuk mendukung kualitas tidur yang lebih baik.
Pengaruh Terhadap Kesehatan
Tidur yang terganggu akibat cahaya bisa berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Misalnya, kurang tidur yang berkualitas dapat menyebabkan masalah seperti obesitas, diabetes, dan bahkan penyakit jantung.
Penelitian menunjukkan bahwa individu yang tidur dalam keadaan terang memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi dan gangguan kecemasan.
Ini dikarenakan tidur yang tidak nyenyak dapat mempengaruhi kesehatan mental dan kondisi emosi.
Cara Menciptakan Lingkungan Tidur yang Ideal
Untuk meningkatkan kualitas tidur, penting untuk menciptakan lingkungan tidur yang gelap dan tenang.
Menutup tirai atau menggunakan penutup mata bisa membantu mengurangi paparan cahaya.
Selain itu, penting juga untuk menghindari penggunaan gadget seperti ponsel atau tablet menjelang tidur.
Menggunakan lampu redup atau lampu tidur yang tidak terlalu terang juga bisa menjadi solusi bagi mereka yang merasa takut gelap.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: