Ethanol kembali mendapat perhatian sebagai alternatif bahan bakar yang ramah lingkungan di Indonesia. Bahan bakar ini dianggap bisa mengurangi ketergantungan terhadap bensin fosil.
Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Di tengah isu perubahan iklim, banyak produk dan kebijakan yang mulai menyoroti manfaat ethanol sebagai campuran bahan bakar. Peningkatan penggunaannya dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan trennya yang positif.
Apa Itu Ethanol?
Ethanol adalah jenis alkohol yang berasal dari fermentasi gula, baik dari tumbuhan seperti tebu atau jagung. Di berbagai negara, ethanol sudah digunakan sebagai bahan bakar alternatif yang lebih bersih dibandingkan bensin biasa.
Penggunaan ethanol sebagai bahan bakar pertama kali dimulai pada tahun 1970-an di Brasil. Sejak itu, banyak negara lain mulai mempertimbangkan ethanol sebagai solusi untuk mengurangi emisi karbon.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan
Manfaat Ethanol dalam Bahan Bakar
Salah satu manfaat utama dari ethanol adalah kemampuannya mengurangi emisi gas rumah kaca. Sebuah studi menunjukkan bahwa kendaraan yang menggunakan campuran ethanol dapat mengurangi emisi CO2 hingga 30% dibandingkan bensin murni.
Ethanol juga dapat diperbaharui dan lebih ramah lingkungan, karena diproduksi dari sumber alami. Hal ini menjadikannya pilihan menarik dalam upaya mencari sumber energi yang lebih berkelanjutan.
Ethanol di Pasar Otomotif Indonesia
Di Indonesia, penggunaan ethanol sebenarnya sudah dimulai dengan campuran 10% dalam bahan bakar premium. Namun, ada rencana untuk meningkatkan proporsi campuran ini dalam waktu dekat.
Dengan semakin tingginya kesadaran tentang lingkungan, banyak produsen mobil mulai mendukung penggunaan bahan bakar yang lebih bersih seperti ethanol. Ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong penggunaan energi terbarukan.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: