BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 12 MARET 2026 • 12:35 WIB

Kenali Disfagia: Tanda-Tanda dan Penyebab Gangguan Menelan yang Perlu Diwaspadai

Kenali Disfagia: Tanda-Tanda dan Penyebab Gangguan Menelan yang Perlu DiwaspadaiKenali Disfagia: Tanda-Tanda dan Penyebab Gangguan Menelan yang Perlu Diwaspadai

Gangguan menelan, atau disfagia, adalah kondisi yang sering kali diabaikan namun dapat menjadi indikator penyakit serius yang terkait dengan esofagus. Gejala ini tidak hanya mengganggu kenyamanan tetapi juga dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji

Kesulitan menelan bisa disertai dengan berbagai gejala, termasuk rasa sakit saat menelan dan makanan yang terasa tersangkut di tenggorokan. Mendesak untuk segera mencari tahu penyebabnya agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Apa Itu Gangguan Menelan?

Disfagia adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan dalam menelan makanan atau minuman. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari masalah otot yang menggerakkan makanan hingga kelainan pada struktur esofagus.

Gejala lain yang mungkin muncul termasuk suara serak, batuk saat menelan, dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Segera konsultasikan gejala ini dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?

Penyebab Gangguan Menelan

Berbagai penyebab dapat mengakibatkan disfagia, salah satunya adalah penyempitan esofagus yang disebabkan oleh peradangan atau tumor. Penyakit refluks gastroesofagus (GERD) juga dapat memperparah kondisi ini, karena asam lambung yang naik dapat merusak jaringan esofagus.

Selain itu, kondisi neurologis seperti stroke atau Parkinson juga dapat menyebabkan disfagia. Gangguan pada saraf yang mengontrol proses menelan menjadi salah satu faktor risiko yang penting untuk diperhatikan.

Diagnosis dan Penanganan

Diagnosis gangguan menelan umumnya dilakukan melalui serangkaian tes, termasuk endoskopi atau radiografi dengan barium. Dokter juga biasanya akan melakukan wawancara medis untuk memahami lebih dalam mengenai gejala yang dirasakan pasien.

Penanganan gangguan ini dilakukan sesuai dengan penyebabnya. Jika disebabkan oleh refluks, perubahan gaya hidup dan konsumsi obat dapat menjadi solusi. Namun, untuk masalah yang lebih serius, tindakan medis seperti operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki struktur esofagus.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kenali Disfagia: Tanda-Tanda dan Penyebab Gangguan Menelan yang Perlu Diwaspadai

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!