Drama di St. James' Park: Barcelona Kejar Kemenangan Melawan Newcastle dengan Penalti Dramatis
Pertandingan Liga Champions UEFA di St. James' Park pada 10 Maret 2026 berakhir imbang 1-1 antara Newcastle United dan Barcelona. Gol dari Harvey Barnes untuk Newcastle dan penalti Lamine Yamal di menit akhir mempertahankan harapan Barcelona dalam leg pertama babak 16 besar.
Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Ditegaskan
Sejak awal, Newcastle menunjukkan dominasi dengan beberapa peluang, namun Barcelona, meski tertinggal, tidak menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan menjelang akhir laga. Kejadian ini menambah ketegangan dan drama dalam kompetisi yang semakin sengit.
Pertandingan dimulai dengan Newcastle United mengambil inisiatif menyerang. Anthony Elanga memberikan ancaman pada menit awal, tetapi upaya tersebut diblok oleh pertahanan Barcelona.
Newcastle terus mendominasi permainan dengan peluang dari Jacob Ramsey dan Sandro Tonali, namun belum ada yang berhasil menjebol gawang. Di sisi lain, Barcelona mengandalkan Raphinha dan Lamine Yamal untuk membangun serangan.
Sementara itu, kiper Aaron Ramsdale dari Newcastle menunjukkan ketangguhannya dengan menggagalkan beberapa peluang berbahaya dari tim tamu. Dengan demikian, babak pertama berakhir tanpa gol, dan kedua tim harus mencari cara untuk mencetak angka di babak kedua.
Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak
Memasuki babak kedua, Barcelona berusaha meningkatkan penguasaan bola meskipun Newcastle memberikan tekanan ketat. William Osula sempat mencoba meraih keunggulan dengan tembakan, namun hasilnya masih melebar.
Di menit ke-86, Newcastle akhirnya meraih keunggulan melalui gol Harvey Barnes, berkat kerjasama umpan satu-dua yang rapi. Tim tuan rumah tampak akan membawa pulang kemenangan hingga menit-menit akhir pertandingan.
Namun, drama tak terduga terjadi saat injury time. Joe Willock melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti, memberi kesempatan emas bagi Barcelona untuk menyamakan kedudukan. Lamine Yamal, yang mendapat tanggung jawab sebagai eksekutor penalti, berhasil menjaringkan bola ke dalam gawang pada menit ke-90+6, memaksa pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Newcastle United menurunkan formasi 4-3-3 dengan kiper Aaron Ramsdale sebagai andalan. Pemain bertahan seperti Kieran Trippier, Malang Sarr, dan Lewis Hall berusaha menjaga pertahanan sambil mendukung serangan.
Di lini tengah, Newcastle mengandalkan Sandro Tonali, Jacob Ramsey, dan Joelinton, sementara lini depan diisi oleh Elanga dan Harvey Barnes. Sementara itu, Barcelona menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Joan Garcia sebagai kiper dan Joao Cancelo serta Ronald Araujo di posisi bertahan.
Lini serang Barcelona yang dipimpin oleh Robert Lewandowski berusaha memanfaatkan kecepatan Raphinha dan Lamine Yamal. Tim ini menciptakan sejumlah peluang meski akhir pertandingan tidak membuahkan hasil yang diinginkan.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: