BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 MARET 2026 • 12:05 WIB

Strategi Nutrisi Optimal Menjelang Idul Fitri di Akhir Ramadan

Strategi Nutrisi Optimal Menjelang Idul Fitri di Akhir RamadanStrategi Nutrisi Optimal Menjelang Idul Fitri di Akhir Ramadan

Hari terakhir Ramadan menjadi waktu krusial bagi umat Islam, termasuk di Indonesia, untuk menjaga kesehatan tubuh. Pola makan yang tepat tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tetapi juga mempersiapkan diri menyambut Idul Fitri dengan penuh semangat.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Asupan nutrisi yang seimbang diyakini berkontribusi pada peningkatan stamina dan kesehatan. Oleh karena itu, pemilihan makanan yang tepat adalah langkah fundamental dalam manten t tubuh menjelang perayaan.

Pentingnya Asupan Nutrisi di Hari Terakhir Ramadan

Hari terakhir Ramadan memberikan tekanan pada tubuh untuk mendapatkan asupan nutrisi yang mendukung kebugaran. Mengonsumsi makanan seimbang, yang terdiri dari karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat, sangat dianjurkan sebelum memasuki perayaan Idul Fitri.

Karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan kentang memiliki kemampuan untuk memberikan energi yang lebih lama. Di sisi lain, protein dari ayam, ikan, maupun kacang-kacangan membantu proses pemulihan otot yang mungkin telah lelah selama sebulan berpuasa.

Lemak sehat seperti yang terdapat dalam alpukat dan minyak zaitun pun berperan penting dalam menjaga fungsi sel. Disamping itu, vitamin dan mineral dari buah-buahan serta sayuran segar dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh menjelang perayaan.

Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Pola Makan Sehat dan Teratur

Mengatur waktu makan menjadi esensial pada hari terakhir Ramadan untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Sarapan yang baik sebelum aktivitas, serta sahur yang teratur, sangat mempengaruhi kinerja fisik dan mental sehari-hari.

Sahur yang kaya serat dan protein berkontribusi pada rasa kenyang yang lebih lama di siang hari. Penurunan konsumsi makanan dengan kadar gula dan garam tinggi sangat disarankan untuk menghindari dehidrasi.

Makanan yang mudah dicerna seperti smoothie, oatmeal, atau telur rebus merupakan pilihan yang dapat mendukung sahur. Jangan lupa mengonsumsi cukup cairan setelah berbuka puasa untuk menggantikan cairan yang hilang selama hari berpuasa.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari

Beberapa jenis makanan sebaiknya dihindari pada hari terakhir Ramadan untuk menjaga tubuh tetap bugar. Makanan olahan atau yang mengandung kadar gula berlebih, seperti kue kering dan minuman manis, bisa memberikan dampak negatif terhadap kesehatan.

Adapun konsumsi makanan berat yang kaya lemak jenuh sebaiknya dibatasi agar sistem pencernaan tidak terbebani. Hal ini penting supaya fungsi pencernaan tetap optimal.

Sebagai alternatif, mengonsumsi makanan segar dan alami seperti sayuran dan buah-buahan, serta sumber protein alami seperti ikan, lebih disarankan untuk mendukung kesehatan.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Strategi Nutrisi Optimal Menjelang Idul Fitri di Akhir Ramadan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!