Variasi Menu Buka Puasa yang Kekinian untuk Menghadirkan Suasana Istimewa
Buka puasa menjadi momen yang dinantikan selama bulan Ramadan, dengan banyak orang mencari beragam menu menarik untuk menyemarakannya.
Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat
Berbagai cafe kini menawarkan pilihan menu kekinian, mulai dari minuman segar hingga hidangan utama yang menggugah selera dan menarik untuk disajikan.
Minuman segar adalah salah satu pilihan utama saat berbuka puasa. Banyak cafe yang menawarkan beragam pilihan minuman enak dan juga instagramable.
Salah satu yang populer adalah es kelapa muda dengan campuran sirup dan jeruk nipis, memberikan paduan rasa segar dan manis yang pas untuk mengembalikan energi setelah berpuasa.
Minuman lain yang patut dicoba adalah thai tea, yang dengan cita rasa khas dan warna menarik, menjadi favorit untuk dinikmati sambil bersantai di cafe.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji
Setelah menikmati minuman, saatnya beralih ke hidangan utama yang memuaskan. Banyak cafe kini menghadirkan menu buka puasa dengan gaya fusion, seperti nasi biryani dengan ayam tandoori.
Hidangan unik lain yang layak dicoba adalah pasta dengan saus sambal, memberikan sensasi rasa baru yang berbeda. Tampilan dan cita rasanya pasti akan membuat suasana berbuka semakin berkesan.
Pizza dengan topping lokal, seperti soto daging, adalah pilihan menarik lainnya. Kombinasi menu Italia dengan bumbu khas Indonesia menciptakan rasa yang unik dan menggugah selera.
Tidak lengkap rasanya berbuka puasa tanpa camilan manis. Cafe-cafe zaman sekarang menyediakan berbagai dessert yang menggoda, seperti brownies dengan topping es krim dan saus cokelat.
Cobalah pancake dengan buah segar dan sirup maple untuk menutup momen berbuka puasa. Cita rasa manisnya sangat pas untuk menuntaskan hidangan.
Akhirnya, jangan lewatkan kue cubir dengan beragam topping berwarna-warni yang tidak hanya enak, tetapi juga sangat menarik untuk diunggah di media sosial.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: