BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 13:51 WIB

Dua Wanita Terkait Narkoba Jalani Rehabilitasi di BNN setelah Penangkapan Suami Pejabat Polisi

Dua Wanita Terkait Narkoba Jalani Rehabilitasi di BNN setelah Penangkapan Suami Pejabat PolisiDua Wanita Terkait Narkoba Jalani Rehabilitasi di BNN setelah Penangkapan Suami Pejabat Polisi

Miranti Afriana dan Aipda Dianita Agustina kini menjalani rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional (BNN) setelah hasil asesmen menunjukkan penggunaan narkotika jenis ekstasi oleh keduanya.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Keputusan rehabilitasi ini diambil berdasarkan hasil tes laboratorium yang positif dan rekomendasi dari tim asesmen terpadu.

Detail Proses Rehabilitasi dan Temuan Narkoba

Rehabilitasi dilakukan di Balai Rehabilitasi BNN RI sebagai langkah penanganan masalah kecanduan. Tim asesmen menemukan bahwa kedua wanita tersebut perlu mendapatkan perawatan untuk mengatasi ketergantungan yang dihadapi.

Hasil penyelidikan lebih lanjut mengkonfirmasi bahwa Miranti dan Dianita mengkonsumsi MDMA atau ekstasi. Tes rambut yang dilakukan oleh Puslabfor Bareskrim Polri menguatkan temuan ini dan menunjukkan tingginya eksposur mereka terhadap narkoba.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Konsekuensi Hukum Terhadap AKBP Didik dan Aipda Dianita

AKBP Didik Putra, suami dari Miranti, kini menghadapi konsekuensi hukum serius, termasuk pemecatan tidak dengan hormat dari institusi kepolisian. Penangkapannya di Tangerang Banten terkait penguasaan barang bukti narkoba membuka kembali kasus ini ke permukaan.

Dari lokasi penangkapan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang signifikan, termasuk 16,3 gram sabu dan 49 butir ekstasi. Penyelidikan menunjukkan bahwa Didik tidak hanya terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, tetapi juga dalam aliran dana hasil tindak pidana narkoba.

Tindakan Pihak Berwenang dan Masyarakat

Pihak kepolisian menyatakan komitmennya untuk menangani pelanggaran yang terjadi di internal mereka dengan tegas. Kasus ini menjadi contoh penting akan perlunya rehabilitasi bagi pegawai yang tersangkut masalah narkotika.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan narkoba dan dampak negatif yang ditimbulkan. Kerjasama antara institusi kepolisian, BNN, dan masyarakat tetap dibutuhkan dalam memerangi narkoba dan masalah kecanduan yang berhubungan.

Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dua Wanita Terkait Narkoba Jalani Rehabilitasi di BNN setelah Penangkapan Suami Pejabat Polisi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!