Kekalahan Menyakitkan Bali United di Kandang Sendiri Melawan Persija Jakarta
Bali United mengalami kekalahan kembali di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, setelah dikalahkan Persija Jakarta dengan skor 0-1. Kekalahan ini menambah catatan buruk tim yang juga dikenal dengan sebutan Serdadu Tridatu di hadapan pendukung setia mereka.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pelatih tim, Johnny Jansen, mengakui bahwa timnya terlambat dalam memanfaatkan peluang meski berupaya keras mengejar ketertinggalan. Ia menegaskan bahwa nasib belum berpihak kepada Bali United di laga ini.
Kekalahan ini semakin menyakitkan karena terjadi di hadapan suporter setia, yang selama ini selalu mendukung tim. Sebelumnya, mereka juga terpaksa menerima hasil buruk saat menghadapi Persebaya Surabaya, dengan skor 1-3 di awal bulan ini.
Stadion Kapten I Wayan Dipta, yang dikenal dengan atmosfernya yang magis, kini mencerminkan hasil negatif dan membuat Bali United melorot ke posisi 10 klasemen sementara Super League 2025/2026. Skuad asuhan Jansen gagal memanfaatkan peluang yang ada untuk menyamakan kedudukan selama pertandingan berlangsung.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Johnny Jansen mengungkapkan kekecewaannya sehabis pertandingan, menegaskan, "Kami lengah di menit-menit awal. Kami mencoba untuk menyamakan kedudukan namun gagal memaksimalkan peluang,". Ia mengharapkan evaluasi performa tim untuk pertandingan mendatang.
Walau kekalahan menyakitkan, Jansen tetap menghargai usaha pemainnya yang tidak kenal lelah hingga menit akhir. Ia menambahkan, "Kami apresiasi perjuangan pemain sampai menit akhir. Meskipun hasil ini tidak sesuai dengan misi.".
Pertandingan antara Bali United dan Persija Jakarta tidak hanya diwarnai aksi di lapangan, tetapi juga kericuhan di tribun penonton. Pertandingan sempat terhenti ketika suporter Bali United menyalakan flare dan kembang api, menambah ketegangan di stadion.
Situasi ini menunjukkan besarnya ekspektasi yang dialamatkan para suporter terhadap timnya. Kekalahan ini menjadi kado pahit bagi Bali United yang baru saja merayakan ulang tahun ke-11, sementara Persija semakin memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen dengan 44 poin.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: