BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 11:30 WIB

Unilever Mengamankan Rp8,5 Triliun dari Penjualan Bisnis Es Krim dan Teh Sariwangi

Unilever Mengamankan Rp8,5 Triliun dari Penjualan Bisnis Es Krim dan Teh SariwangiUnilever Mengamankan Rp8,5 Triliun dari Penjualan Bisnis Es Krim dan Teh Sariwangi

PT Unilever Indonesia Tbk resmi mengumumkan perolehan dana sebesar Rp8,5 triliun dari penjualan dua unit usahanya, yakni bisnis es krim dan teh Sariwangi.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil

Transaksi divestasi ini merupakan bagian dari strategi penataan portofolio yang dilakukan secara menyeluruh dan dijadwalkan rampung pada tahun 2025.

Detail Transaksi Divestasi

Dalam konferensi pers daring pada Kamis, 12 Februari 2026, Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, mengungkapkan bahwa total dana hasil penjualan, sebelum pajak pertambahan nilai (PPN), mencapai Rp8,5 triliun.

Dari total tersebut, sebesar Rp7 triliun diperoleh dari penjualan bisnis es krim dan Rp1,5 triliun dari teh Sariwangi.

Benjie juga menjelaskan bahwa dari divestasi ini, perusahaan mengantisipasi keuntungan bersih sekitar Rp4,6 triliun, dengan Rp3,8 triliun dari bisnis es krim dan sekitar Rp800 miliar dari Sariwangi.

Langkah ini menunjukkan strategi Unilever dalam menata kembali portofolionya secara agresif.

Dampak Terhadap Kinerja Keuangan

Setelah proses pemisahan, data menunjukkan bahwa margin kotor perusahaan meningkat sebesar 21 basis poin, dan margin laba sebelum pajak juga mengalami kenaikan sebesar 63 basis poin.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari

Peningkatan ini mencerminkan bahwa profil margin inti Unilever kini menjadi lebih kuat.

Kinerja operasional Unilever juga menunjukkan tren pemulihan, dengan penjualan domestik dari operasi berkelanjutan tercatat sebesar Rp7,7 triliun pada kuartal IV-2025, meningkat 17,2 persen dibandingkan tahun lalu.

Secara keseluruhan, penjualan domestik Unilever mencapai Rp31 triliun dalam satu tahun, mencatatkan pertumbuhan sekitar 4 persen dibandingkan tahun 2024.

Performa Laba Perusahaan

Dari aspek laba, Unilever mencatatkan laba bersih sebesar Rp538 miliar untuk kuartal IV-2025, meskipun angka ini terpengaruh oleh biaya transformasi senilai Rp460 miliar.

Tanpa memperhitungkan biaya tersebut, laba bersih kuartalan diperkirakan dapat mencapai Rp1 triliun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Unilever Mengamankan Rp8,5 Triliun dari Penjualan Bisnis Es Krim dan Teh Sariwangi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!