BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 11:38 WIB

Tanggapan Prabowo terhadap Tuduhan Pelanggaran HAM oleh TNI

Tanggapan Prabowo terhadap Tuduhan Pelanggaran HAM oleh TNITanggapan Prabowo terhadap Tuduhan Pelanggaran HAM oleh TNI

Presiden RI Prabowo Subianto menanggapi berbagai tuduhan yang menyebutkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai pelanggar Hak Asasi Manusia dan penjahat perang. Ia menegaskan bahwa selama ini TNI tidak pernah melakukan serangan terhadap lokasi-lokasi sipil.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Dalam pidatonya yang berlangsung di Jakarta, Prabowo berusaha menunjukkan bukti-bukti sejarah yang ia anggap mendukung integritas dan moralitas TNI, sambil menolak kritik yang dianggap tidak berdasar.

Penjelasan Prabowo Terkait Tuduhan

Prabowo menyatakan, "Jenderal-jenderal kita yang paling hebat, paling jago, dimaki-maki, dituduh penjahat perang, dituduh melanggar HAM, rasanya TNI enggak pernah ngebom rumah sakit, selama sejarahnya TNI, rasanya TNI enggak pernah bom panti asuhan, sekolah, bom gereja atau masjid." Pernyataan ini disampaikan sebagai bantahan terhadap tuduhan.

Ia lebih lanjut menggarisbawahi bahwa tuduhan mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh TNI perlu dianalisis dengan cermat dan obyektif. Prabowo menegaskan sikap TNI yang memiliki komitmen tinggi dalam perlindungan hak asasi manusia dan warga sipil.

Dalam pidatonya, ia mendorong pentingnya pemisahan antara fakta dan opini ketika mendiskusikan peran TNI dalam konteks sejarah.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan

Kontradiksi Negara-Negara Barat Terkait HAM

Prabowo tidak hanya membela TNI, tetapi juga mengkritik negara-negara Barat yang dianggap rendah terhadap standar Hak Asasi Manusia di negara lain. Ia mengatakan, "Negara-negara barat yang ngajarin HAM ke kita, saya enggak mau banyak komentar lagi lah, anda tau maksud saya."

Kritik ini akan melekat pada observasinya bahwa ada kesenjangan antara apa yang diucapkan dan tindakan nyata dari negara-negara tersebut. Ia berpendapat adanya banyak contoh di mana penerapan HAM oleh mereka tidak sesuai dengan nilai yang mereka promosikan.

Dengan menekankan hal ini, Prabowo berharap bisa membuka ruang diskusi yang lebih heterogen mengenai penerapan HAM dalam konteks yang lebih luas.

Konteks Sejarah TNI dan HAM

Diskusi mengenai peran TNI dalam pelanggaran HAM bukanlah hal baru dalam sejarah Indonesia. TNI telah berperan dalam berbagai konflik namun tetap berpegang pada prinsip perlindungan sipil.

Prabowo menekankan bahwa mengkaji rekam jejak TNI harus dilakukan secara objektif, tanpa terpengaruh oleh opini subyektif. Masyarakat diharapkan untuk lebih bijaksana dalam menilai kontribusi TNI terhadap keamanan dan ketertiban di negara ini.

Ia percaya bahwa pendekatan yang objektif dalam melihat sejarah TNI akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tantangan dan pencapaian yang telah diraih.

Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tanggapan Prabowo terhadap Tuduhan Pelanggaran HAM oleh TNI

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!