Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Memimpin Timnas U-17 Indonesia
Kurniawan Dwi Yulianto telah resmi dilantik untuk menduduki posisi pelatih Timnas Indonesia U-17 oleh Komite Eksekutif PSSI.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Keputusan ini bertujuan untuk memastikan bahwa struktur kepelatihan mendukung kebutuhan tim muda dalam meraih prestasi di tingkat internasional.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto diumumkan oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, di Stadion Indomilk Arena, Tangerang. Dalam keterangan persnya, Yunus menggarisbawahi pentingnya struktur kepelatihan yang selaras dengan kebutuhan tim muda.
"Kurniawan menjadi pelatihnya, dan untuk asisten kita serahkan kepada Kurniawan untuk mencari siapa yang terbaik," ungkap Yunus. Hal ini menunjukkan kepercayaan PSSI kepada Kurniawan dalam memilih figur pendamping yang tepat.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset
PSSI berharap Kurniawan memiliki waktu yang cukup untuk mengembangkan dan mengevaluasi program latihan. Fase awal kepemimpinan Kurniawan dianggap sebagai saat krusial dalam menciptakan fondasi yang kuat bagi Timnas U-17.
Timnas U-17 akan menghadapi berbagai kompetisi bergengsi, termasuk Piala AFF U-17 dan Piala Asia U-17. PSSI menekankan pentingnya proses pembentukan tim yang berkelanjutan untuk mencapai ambisi besar menembus Piala Dunia kelompok usia.
Pelantikan Kurniawan juga membawa perubahan dalam jajaran pelatih kelompok usia, dengan Nova Arianto kini menjabat pelatih Timnas U-20. PSSI berharap perubahan ini dapat menjaga kesinambungan dalam pengembangan talenta muda Indonesia.
"Mudah-mudahan kita punya waktu yang cukup panjang untuk evaluasi dan melakukan gebrakan, khususnya yang akan dilakukan oleh Kurniawan," kata Yunus. Waktu, stabilitas program, dan sinergi dalam tim kepelatihan dinilai sebagai kunci kesuksesan bagi Garuda Muda di pentas internasional.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: