BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 14:15 WIB

Taiwan Menolak Usulan Pemindahan Rantai Pasok Semikonduktor dari AS

Taiwan Menolak Usulan Pemindahan Rantai Pasok Semikonduktor dari ASTaiwan Menolak Usulan Pemindahan Rantai Pasok Semikonduktor dari AS

Taiwan telah secara resmi menolak permintaan dari Amerika Serikat untuk memindahkan 40% rantai pasok semikonduktor ke wilayahnya. Wakil Perdana Menteri Cheng Li-chiun menyatakan bahwa ide tersebut dianggap tidak realistis dan tidak dapat dilaksanakan.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Cheng menegaskan bahwa ekosistem semikonduktor yang telah dibangun selama bertahun-tahun di Taiwan tidak dapat begitu saja dipindahkan, meskipun Taiwan siap untuk terus berinvestasi di dalam negeri dan memperluas kerjasama internasional.

Latar Belakang Permintaan AS

Permintaan dari Amerika Serikat agar Taiwan memindahkan 40% rantai pasok semikonduktor muncul setelah kesepakatan perdagangan yang ditandatangani pada Januari. Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menginginkan pemindahan tersebut selama masa pemerintahan Presiden Donald Trump.

Sesuai dengan kesepakatan, Taiwan berkomitmen untuk menjamin investasi langsung sebesar USD 250 miliar dari perusahaan-perusahaan teknologi serta menyediakan kredit tambahan untuk memperluas kapasitas produksi di AS. Hal ini menjadikan hubungan perdagangan antara kedua negara semakin menarik perhatian publik.

Investasi ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama industri semikonduktor antara Taiwan dan AS, meskipun tantangan yang dihadapi, termasuk isu pemindahan rantai pasok yang dinilai tidak realistis, tetap harus dihadapi.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya

Posisi Taiwan dan Dampak Investasi

Wakil Perdana Menteri Cheng Li-chiun menyatakan bahwa Taiwan akan tetap melakukan investasi di AS dengan tetap mengedepankan prinsip mempertahankan akar industri semikonduktor di dalam negeri. Ini merupakan penegasan identitas dan kekuatan industri semikonduktor Taiwan.

Perusahaan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC), pemimpin dalam industri semikonduktor, telah mengalokasikan lebih dari USD 65 miliar untuk operasinya di AS. TSMC berencana untuk meningkatkan komitmen investasinya menjadi USD 165 miliar, dengan tujuan memproduksi chip untuk klien-klien besar di AS, seperti Apple dan Nvidia.

Tantangan yang dihadapi dalam pemindahan rantai pasok chip ke AS sangat signifikan, terutama terkait integrasi mendalam dari berbagai aspek industri semikonduktor yang telah ada di Taiwan.

Tantangan dan Analisis Geopolitik

Para analis semikonduktor berpendapat bahwa pemindahan rantai pasok yang kompleks sangatlah menantang dan berisiko merusak ekosistem yang sudah ada. Beberapa tantangan yang diidentifikasi termasuk kekurangan tenaga kerja di AS serta tingginya biaya produksi yang mungkin dibebankan.

Teori Perisai Silikon semakin banyak diperbincangkan dalam konteks ini. Teori ini mengindikasikan bahwa Taiwan memegang peran penting dalam pasokan chip global, sehingga AS perlu mencegah kemungkinan agresi dari China.

Di tengah situasi geopolitik yang semakin rumit, para analis memperingatkan bahwa tuntutan memindahkan rantai pasok dapat memperburuk hubungan antara Taiwan dan AS serta berpotensi mengganggu stabilitas industri global.

Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Taiwan Menolak Usulan Pemindahan Rantai Pasok Semikonduktor dari AS

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!