Tragedi Penembakan di Bandara Korowai: Kehilangan Pilot Smart Air
Kedamaian di Bandara Korowai, Papua Selatan, terganggu oleh insiden tragis yang menewaskan dua orang. Pesawat Smart Air menjadi target serangan yang tidak terduga saat mendarat, mengguncang komunitas setempat.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pilot dan co-pilot pesawat ditemukan tewas setelah berusaha melarikan diri ke dalam hutan untuk menyelamatkan diri. Kejadian ini memunculkan tanda tanya tentang keamanan transportasi udara di daerah tersebut.
Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR terbang dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu yang terletak di Kampung Danowage. Insiden penembakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIT, setelah pesawat mendarat.
Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra, mengkonfirmasi bahwa penembakan tersebut langsung menyasar cockpit, memaksa pilot dan co-pilot untuk mencari perlindungan ke dalam hutan. Walau berusaha melarikan diri, mereka akhirnya ditemukan tewas di lokasi yang berbeda.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan
Dari 13 penumpang yang berada di dalam pesawat, dilaporkan semuanya selamat karena mereka merupakan warga setempat. Kapolres menegaskan, 'Informasi yang kami terima keduanya meninggal sementara para penumpang kondisi aman.'
Investigasi masih berlangsung, dengan pihak kepolisian berupaya mengidentifikasi pelaku penembakan. Beberapa petugas di lokasi kejadian tengah mengumpulkan bukti dan meminta keterangan dari saksi-saksi.
Insiden tragis ini memunculkan kekhawatiran dalam komunitas, khususnya bagi mereka yang bergantung pada transportasi udara di Papua. Kapolres menekankan, 'Kita harus memperhatikan keamanan penerbangan di daerah tersebut untuk mencegah insiden serupa.'
Sementara itu, pesawat Smart Air yang mengalami insiden tetap berada di bandara untuk penyelidikan lebih lanjut. Kapolres berharap, 'Tidak ada tindakan lebih lanjut terhadap pesawat yang terlibat.'
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: