BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 11:18 WIB

Tantangan Besar bagi Taiwan dalam Produksi Semikonduktor Akibat Tuntutan AS

Tantangan Besar bagi Taiwan dalam Produksi Semikonduktor Akibat Tuntutan ASTantangan Besar bagi Taiwan dalam Produksi Semikonduktor Akibat Tuntutan AS

Taiwan menegaskan ketidakmungkinan untuk memindahkan empat puluh persen kapasitas industri semikonduktornya ke Amerika Serikat, mengingat tuntutan itu dianggap tidak realistis. Wakil Perdana Menteri Taiwan, Cheng Li-chiun, menyatakan komitmen negaranya untuk terus mengembangkan industri semikonduktor secara lokal.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi

Penolakan Taiwan Terhadap Tuntutan AS

Dalam sebuah pernyataan resmi, Cheng Li-chiun mengungkapkan bahwa ekosistem semikonduktor di Taiwan tidak bisa dipindahkan ke AS tanpa mengorbankan kualitas serta kapasitas produksi yang ada. 'Permintaan ini sangat tidak masuk akal,' ujarnya, menggarisbawahi pentingnya mempertahankan pusat produksi semikonduktor di Taiwan.

Cheng menambahkan bahwa langkah tersebut diperlukan demi kemandirian industri dan pengembangan berkelanjutan. Kebijakan ini menunjukkan komitmen Taiwan untuk menghadapi tantangan global di sektor teknologi yang semakin kompetitif.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Pernyataan dari Pemerintah AS

Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, menyampaikan bahwa pemerintah mereka menargetkan penguasaan empat puluh persen dari pangsa pasar semikonduktor kelas tinggi. Ia juga memperingatkan bahwa jika Taiwan tidak memenuhi tuntutan tersebut, tarif yang akan dikenakan bisa mencapai seratus persen.

Tindakan ini mencerminkan upaya agresif AS untuk mengekang dominasi Taiwan di bidang semikonduktor, yang dianggap krusial bagi teknologi tinggi di seluruh dunia.

Kesepakatan Awal Antara Taiwan dan AS

Sebelumnya, Taiwan dan AS telah sepakat untuk menurunkan tarif ekspor menjadi 15%. Kesepakatan ini disertai dengan komitmen besar dari Taiwan untuk investasi di sektor-sektor yang relevan dengan teknologi.

Namun, situasi saat ini menunjukkan bahwa tuntutan relokasi industri semikonduktor dapat merusak dinamika hubungan ekonomi yang telah terjalin sebelumnya, menciptakan ketegangan baru dalam kerjasama antar kedua negara.

Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tantangan Besar bagi Taiwan dalam Produksi Semikonduktor Akibat Tuntutan AS

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!