Perjalanan Sejarah Angka dan Matematika dari Kuno hingga Modern
Sejarah angka dan matematika mencakup perjalanan panjang yang dimulai dari zaman kuno hingga era modern yang saat ini kita kenal.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz
Dari sistem angka primitif hingga rumus matematika yang kompleks yang mendominasi berbagai bidang, matematika telah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia.
Sejarah angka dimulai di Mesopotamia sekitar 3000 SM, di mana sistem tulisan paku (cuneiform) digunakan untuk mencatat transaksi dan menghitung hasil panen.
Sistem angka tersebut berkembang menjadi berbagai jenis sistem bilangan, seperti sistem desimal yang digunakan saat ini, serta sistem angka Romawi yang siswa dari Kekaisaran Romawi.
Dengan berkembangnya peradaban lain, seperti Mesir dan India, variasi sistem angka semakin banyak, menambah kekayaan dan kompleksitas dalam hitungan yang kita kenal sekarang.
Penemuan angka nol oleh peradaban India menjadi salah satu inovasi paling signifikan, memberikan dasar bagi sistem angka modern dan perhitungan matematis.
Matematika kuno muncul sebagai solusi praktis untuk berbagai masalah sehari-hari, termasuk mengukur tanah dan memperhitungkan jumlah barang.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi
Bangsa Mesir, misalnya, telah memiliki pengetahuan yang cukup matang dalam geometri, yang memungkinkan mereka membangun piramida yang sangat megah.
Kontribusi besar berasal dari Yunani, di mana matematikawan seperti Pythagoras dan Euclid mengembangkan banyak teori yang menjadi dasar bagi konsep-konsep matematis modern.
Istilah 'matematika' sendiri berasal dari bahasa Yunani 'mathema', yang berarti pengetahuan atau pembelajaran.
Dengan adanya revolusi ilmiah di abad ke-17, matematika mengalami perubahan signifikan, terutama dengan diperkenalkannya kalkulus oleh Isaac Newton dan Gottfried Wilhelm Leibniz.
Perkembangan teknologi informasi di abad ke-20 membawa matematika ke tingkat yang lebih tinggi, menjadikannya semakin relevan dalam dunia digital saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: