BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 17:20 WIB

Usia Kereta Listrik di Jabodetabek Mencapai 41 Tahun, Tantangan untuk Modernisasi

Usia Kereta Listrik di Jabodetabek Mencapai 41 Tahun, Tantangan untuk ModernisasiUsia Kereta Listrik di Jabodetabek Mencapai 41 Tahun, Tantangan untuk Modernisasi

Sebagian besar armada kereta listrik Commuter Line (KRL) di Jabodetabek berusia tua, bahkan ada yang mencapai 41 tahun. Hal ini disampaikan oleh Dirjen Perkeretaapian Bobby Rasyidin dalam rapat bersama Komisi XI di Gedung DPR RI, Jakarta.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Dari 908 armada KRL yang beroperasi, sekitar 780 unit adalah kereta bekas yang diimpor dari Jepang, termasuk dari JR East dan Tokyo Metro. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan terkait kinerja dan keselamatan operasional kereta.

Kondisi Terkini Armada KRL

Seperti yang disampaikan oleh Bobby Rasyidin, direktur utama KAI, kereta yang beroperasi saat ini memiliki usia yang mengkhawatirkan. Dari total 908 armada, kisaran usia berkisar antara 34 hingga 41 tahun, yang sebagian besar merupakan kereta bekas import dari JR East Jepang.

Bobby menegaskan bahwa kondisi ini bisa berpengaruh pada kualitas layanan dan keselamatan. Ia menyatakan, "Kita perlu investasi lebih lanjut untuk memperbarui armada tersebut meskipun sudah ada upaya pemerintah untuk mendatangkan kereta baru."

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov

Upaya Pengadaan Kereta Baru

Dalam rapat yang sama, Bobby menjelaskan bahwa KAI telah memulai peremajaan armada dengan mendatangkan sejumlah kereta baru. Saat ini, KAI mengoperasikan 180 unit kereta baru yang terdiri dari hasil produksi CRRC Sifang dan PT INKA.

Khususnya, "Yang telah kita operasikan dari kereta baru itu adalah dari CRRC Sifang, yang ada sebanyak 132 unit atau 11 train set, dan INKA sebanyak 48 unit atau 4 train set," tambahnya. Meskipun demikian, jumlah ini masih terbatas dibandingkan dengan armada yang sudah ada.

Masa Depan KRL dan Tantangan Modernisasi

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan transportasi berkualitas, tantangan besar menghadang KAI. Bobby mengingatkan, "Keberlanjutan layanan kereta sangat tergantung pada upaya modernisasi dan peremajaan armada."

Di samping penambahan armada baru, perawatan intensif terhadap kereta yang ada juga diperlukan untuk menjamin keselamatan penumpang. Ia mengatakan, "Kita tidak hanya perlu menambah jumlah kereta baru, tetapi juga menjaga dan merawat yang sudah ada."

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Usia Kereta Listrik di Jabodetabek Mencapai 41 Tahun, Tantangan untuk Modernisasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!