BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 13:15 WIB

Rupiah Menguat di Tengah Sentimen Optimis Global

Rupiah Menguat di Tengah Sentimen Optimis GlobalRupiah Menguat di Tengah Sentimen Optimis Global

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan pada 9 Februari 2026, mencerminkan kondisi positif pasar internasional. Pergerakan ini didorong oleh sentimen risk-on yang menguat di bursa global.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 12 poin (0,07%) menjadi Rp 16.864 per dolar AS, sementara indeks dolar terpantau turun sebesar 0,03% di level 97,6.

Sentimen Global dan Dampaknya

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong menyatakan bahwa penguatan rupiah terkait erat dengan sentimen risk-on global. Menurutnya, "Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on global," ujarnya dalam wawancara di Jakarta.

Sentimen risk-on ini muncul seiring dengan pergerakan positif pasar ekuitas global, di mana Wall Street mencatat rebound. Terutama, saham-saham di sektor teknologi memperlihatkan bargain hunting setelah mengalami koreksi signifikan sebelumnya.

Optimisme ini memberikan dukungan tambahan terhadap nilai rupiah saat investor melihat potensi pergerakan harga yang menarik di pasar keuangan.

Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel

Faktor Ekonomi Domestik Berperan

Meskipun rupiah menguat, Lukman juga mengingatkan bahwa optimisme ini tidak terlepas dari kondisi domestik yang masih memiliki tantangan. "Investor menantikan data survei kepercayaan konsumen siang ini," tambahnya, menunjukkan adanya perhatian terhadap sentimen lokal.

Indeks kepercayaan konsumen Indonesia menjadi fokus perhatian, yang diperkirakan akan meningkat dari angka sebelumnya, 123,5 menjadi 123,9. Data ini dinilai berpotensi memengaruhi keputusan investasi dan perilaku pengeluaran konsumen.

Analisis yang cermat terhadap interaksi antara kondisi domestik dan global menjadi penting untuk mengevaluasi pergerakan nilai tukar yang lebih jauh.

Proyeksi Pergerakan Nilai Tukar

Berdasarkan analisis terkini, nilai tukar rupiah diprediksi akan berkisar antara Rp 16.800 hingga Rp 16.900 per dolar AS pada hari ini. Proyeksi ini didasari oleh kondisi pasar serta kecenderungan selera risiko investor.

Dengan berbagai faktor yang memengaruhi, baik sentimen global maupun data domestik akan menjadi penentu utama dalam pergerakan nilai tukar ke depannya. Pengamat pasar diperkirakan akan terus memantau situasi untuk memberi informasi aktual kepada para investor.

Kondisi ini menegaskan pentingnya bagi para investor untuk tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil langkah investasi.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Rupiah Menguat di Tengah Sentimen Optimis Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!