BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 15:00 WIB

Moya: Terobosan Robotika yang Meniru Manusia dengan Presisi Tinggi

Moya: Terobosan Robotika yang Meniru Manusia dengan Presisi TinggiMoya: Terobosan Robotika yang Meniru Manusia dengan Presisi Tinggi

Moya, robot humanoid inovatif dari China, telah merevolusi dunia robotika dengan kemampuannya yang unik dalam meniru gerakan manusia secara presisi. Robot ini diharapkan dapat berperan penting dalam sektor perawatan dan pendidikan.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat

Dijual dengan harga sekitar Rp133 juta, Moya dilengkapi dengan fitur-fitur menarik, termasuk suhu tubuh yang menyerupai manusia dan akurasi postur berjalan hingga 92 persen, yang menantang masyarakat untuk beradaptasi dengan kecerdasan buatan.

Desain dan Fitur Inovatif Moya

Dikembangkan oleh perusahaan DroidUp dan diluncurkan di Shanghai, Moya menghadirkan desain yang lebih manusiawi dibandingkan robot tradisional. Menurut laporan dari South China Morning Post, Moya termasuk dalam kategori embodied artificial intelligence, yang mampu berinteraksi langsung dengan lingkungan fisik.

Kemampuan Moya untuk kontak mata, mengangguk, dan mengekspresikan emosi melalui wajahnya menjadikannya salah satu robot paling realistis hingga saat ini. Desain ini berupaya mengatasi fenomena 'Uncanny Valley', di mana manusia merasa tidak nyaman melihat makhluk yang mirip tetapi tidak sepenuhnya sempurna.

Spesifikasi dan Kemampuan Moya

Dengan tinggi 1,65 meter dan berat 32 kilogram, Moya dirancang memiliki suhu tubuh antara 32 hingga 36 derajat Celsius. Fitur ini bertujuan untuk menciptakan kesan aman dalam interaksi fisik, terutama di sektor layanan kesehatan.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov

Akurasi postur berjalan 92 persen menunjukkan perhatian DroidUp terhadap stabilitas dan gerakan yang natural. Hal ini penting agar Moya tidak menimbulkan ketakutan atau ancaman saat beroperasi di lingkungan manusia.

Desain modular Moya juga memungkinkan penyesuaian estetika untuk memenuhi preferensi budaya atau kebutuhan spesifik dari pengguna. Fleksibilitas ini mendukung pemasaran dan penerapan di berbagai sektor.

Tantangan Penerimaan Masyarakat dan Masa Depan Robotika

Moya direncanakan sebagai asisten di sektor kesehatan, pendidikan, dan komersial, dengan peluncuran ditargetkan pada akhir 2026. Harga yang ditawarkan sebesar 1,2 juta Yen Jepang atau sekitar Rp133.200.000 dianggap kompetitif dibandingkan biaya operasional di sektor jasa.

Namun, tantangan terbesarnya terletak pada penerimaan publik. Reaksi di media sosial di China menunjukkan adanya pro dan kontra, di mana sebagian besar merasa kagum dengan kemajuan teknologi, sementara yang lainnya merasa cemas dengan kehadiran makhluk logam mirip manusia.

Kehadiran Moya menjadi ujian bagi seberapa jauh manusia bersedia berinteraksi dengan kecerdasan buatan yang memiliki tampilan fisik menyerupai manusia. Dengan fokus pada empati artifisial, DroidUp berupaya menciptakan interaksi yang lebih nyaman dan mendalam di masa depan.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Moya: Terobosan Robotika yang Meniru Manusia dengan Presisi Tinggi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!