BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 27 JANUARI 2026 • 12:00 WIB

Permohonan Maaf TNI dan Polri Setelah Tuduhan Tak Berdasar Terhadap Penjual Es Kue

Permohonan Maaf TNI dan Polri Setelah Tuduhan Tak Berdasar Terhadap Penjual Es KuePermohonan Maaf TNI dan Polri Setelah Tuduhan Tak Berdasar Terhadap Penjual Es Kue

Anggota TNI dan Polri secara resmi meminta maaf setelah viralnya video yang menunjukkan mereka mengamankan seorang penjual es kue, Sudrajat, dengan tuduhan menjual produk berbahan spons.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz

Permintaan maaf ini disampaikan setelah Tim Keamanan Pangan Polda Metro Jaya memastikan bahwa seluruh sampel yang diperiksa adalah aman dan layak dikonsumsi.

Kejadian Viral dan Tindak Lanjut

Peristiwa ini bermula dari sebuah video yang menunjukkan dua petugas TNI dan Polri sedang mengamankan Sudrajat. Dalam video tersebut, salah satu petugas berpakaian polisi menyatakan, "Penjual es kue jadul, yang dulu pernah kita makan. Nah sekarang harap hati-hati bagi orang tua ya, karena ini sudah rekayasa, bukan bahan kue lagi, tapi bahan spons."

Setelah viralnya video itu, pihak berwenang melakukan penyelidikan menyeluruh dan mengambil sampel dari produk yang dijual oleh Sudrajat. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keamanan produk tersebut.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Hasil Pemeriksaan dan Permohonan Maaf

Hasil dari pemeriksaan Tim Keamanan Pangan Polda Metro Jaya menyatakan bahwa semua sampel, termasuk es kue, es gabus, agar-agar, dan coklat meses, adalah aman dan layak untuk dikonsumsi. Roby menegaskan, "Tim dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya jelas: Produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya."

Aiptu Ikhwan Mulyadi, salah satu anggota yang terlibat, menyampaikan permohonan maafnya, dengan menyatakan, "Kami menyadari bahwa kami telah menyimpulkan terlalu cepat, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah." Permintaan maaf ini ditujukan khususnya kepada Sudrajat, yang usaha dan kehidupannya terdampak oleh kejadian ini.

Komitmen untuk Kualitas dan Prosedur yang Lebih Baik

Ikhwan juga menyatakan komitmennya untuk lebih berhati-hati di masa depan, agar proses klarifikasi dan verifikasi dilakukan sebelum memberikan informasi kepada masyarakat. Ia menegaskan pentingnya prosedur yang tepat dalam menangani setiap laporan dari masyarakat.

Ia berkata, "Kami tetap bertekad memberikan pelayanan terbaik, profesional, dan humanis bagi seluruh masyarakat." Melalui pernyataan tersebut, pihak TNI dan Polri berharap dapat memulihkan kepercayaan masyarakat dan memastikan keamanan di lingkungan.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Permohonan Maaf TNI dan Polri Setelah Tuduhan Tak Berdasar Terhadap Penjual Es Kue

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!