BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 23 JANUARI 2026 • 14:49 WIB

Kekhawatiran Global atas Partisipasi Putin dalam Dewan Perdamaian Trump

Kekhawatiran Global atas Partisipasi Putin dalam Dewan Perdamaian TrumpKekhawatiran Global atas Partisipasi Putin dalam Dewan Perdamaian Trump

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengungkapkan kekhawatiran mendalam mengenai kehadiran Presiden Rusia, Vladimir Putin, dalam Dewan Perdamaian yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Starmer menekankan bahwa Rusia tengah terlibat dalam konflik yang berlarut-larut di Ukraina, yang makin memperburuk keprihatinan akan partisipasi Putin dalam inisiatif multinasional tersebut.

Inisiatif Dewan Perdamaian yang Diusulkan

Dewan Perdamaian yang dicanangkan oleh Donald Trump bertujuan untuk mengawasi proses pembangunan kembali Jalur Gaza setelah konflik, dengan sasaran untuk menyelesaikan berbagai konflik di seluruh dunia.

Melalui undangan yang disebarluaskan kepada para pemimpin global, inisiatif ini berambisi untuk memperluas perannya tidak hanya di Palestina, tetapi juga dalam penyelesaian konflik lainnya.

Draf piagam yang dikirim oleh pemerintahan Trump mencantumkan syarat kontribusi sebesar US$ 1 miliar dari setiap negara yang ingin mendapatkan status anggota permanen.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Kekhawatiran dari Inggris dan Reaksi Internasional

Dalam wawancaranya dengan Channel 4 News, Starmer menyatakan, "Saya jelas memiliki kekhawatiran tentang Putin berada di Dewan Perdamaian. Dia sedang melancarkan perang terhadap sebuah negara Eropa. Mereka menghujani Ukraina dengan bom."

Ia juga menegaskan pentingnya perlunya Inggris dan Amerika Serikat untuk bersatu dalam mendukung Ukraina, mengingat situasi yang terjadi berasal dari konflik yang sudah berlangsung lama.

Negara-negara lain seperti Prancis dan Norwegia telah menolak tawaran untuk bergabung, menunjukkan sikap skeptis mereka terhadap inisiatif yang dianggap dapat mengganggu penanganan konflik di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dukungan dari Negara-Negara Mayoritas Muslim

Bersamaan dengan penolakan dari Prancis dan Norwegia, negara-negara mayoritas Muslim seperti Indonesia, Arab Saudi, dan Mesir menyatakan dukungan untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian tersebut.

Israel juga menunjukkan ketertarikan, sebelumnya menyampaikan dukungan untuk turut serta dalam inisiatif yang dipimpin oleh Trump.

Dewan Perdamaian diharapkan dapat menjadi jembatan dalam mempromosikan stabilitas dan perdamaian di kawasan yang terkena dampak konflik yang berkepanjangan.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kekhawatiran Global atas Partisipasi Putin dalam Dewan Perdamaian Trump

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!