Penjelasan Resmi Mengenai Suhu Dingin yang Melanda Berbagai Daerah di Indonesia
Sejumlah warga di berbagai daerah mengeluhkan suhu udara yang terasa lebih dingin dari biasanya. Penjelasan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa terdapat penurunan suhu rata-rata udara yang signifikan.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi
Berdasarkan pengamatan di Kantor BMKG Pusat, suhu rata-rata minggu ini tercatat menurun, dengan beberapa daerah lain juga mengalami situasi serupa. Di Tangerang, Stasiun Klimatologi Banten melaporkan penurunan dari 28,0 derajat Celsius menjadi 25,1 derajat Celsius.
Fenomena ini tidak hanya bersifat lokal tetapi juga meluas ke hampir seluruh stasiun BMKG di Pulau Jawa serta wilayah Bali hingga Nusa Tenggara. Hal ini menunjukkan bahwa penurunan suhu terjadi secara luas dan konsisten di berbagai lokasi.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Risiko, dan Tips Keamanan
BMKG mengidentifikasi Intertropical Convergence Zone (ITCZ) sebagai faktor utama dalam penurunan suhu udara ini. Ketika massa udara bertemu di wilayah Indonesia bagian selatan, fenomena ini berkontribusi pada meningkatnya curah hujan di berbagai daerah.
Ardhasena menjelaskan, ITCZ berperan penting dalam mempercepat peningkatan intensitas hujan, yang sering terjadi pada bulan Desember hingga Februari. Hal ini menyebabkan hujan deras yang berkepanjangan dan berdampak pada penurunan suhu udara karena radiasi matahari yang terhalang oleh awan.
BMKG mencatat bahwa curah hujan yang terus menerus membuat radiasi matahari berkurang, sehingga pemanasan permukaan menjadi minimal. Penurunan suhu juga dipicu oleh proses downdraft, ketika udara dingin dari atmosfer terbawa ke permukaan saat hujan.
Ardhasena menegaskan bahwa tidak semua wilayah di Indonesia mengalami penurunan suhu yang sama. Wilayah selatan, termasuk Jawa, Bali, serta Nusa Tenggara Barat dan Timur, secara signifikan merasakan dampak ini, dengan curah hujan yang tinggi dan suhu lebih rendah.
Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: