BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 18 JANUARI 2026 • 20:18 WIB

Iran Tinjau Kembali Akses Internet Pasca Kerusuhan Melanda

Iran Tinjau Kembali Akses Internet Pasca Kerusuhan MelandaIran Tinjau Kembali Akses Internet Pasca Kerusuhan Melanda

Otoritas Iran sedang mempertimbangkan untuk membuka kembali akses internet secara bertahap setelah menerapkan pemblokiran yang meluas selama lebih dari seminggu sehubungan dengan kerusuhan di negara tersebut.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil

Meski demikian, hingga kini sebagian besar penyedia layanan internet masih dalam keadaan terputus, menyulitkan komunikasi warga.

Kondisi Terkini Akses Internet di Iran

Pada hari Minggu, 18 Januari, kantor berita AFP melaporkan pemulihan akses internet di Teheran, meskipun banyak penyedia masih mengalami gangguan.

Panggilan internasional kini tersedia sejak hari Selasa, dan pengiriman pesan teks telah pulih sejak Sabtu pagi.

Kantor berita Tasnim menyatakan bahwa pemulihan akses internet akan dilakukan secara bertahap, namun rincian lebih lanjut belum diungkap.

Latar Belakang Kerusuhan dan Pemblokiran

Pemadaman komunikasi yang diterapkan oleh pemerintah merupakan langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, berkaitan dengan meningkatnya seruan demonstrasi anti-pemerintah.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dalam beberapa hari terakhir, layanan komunikasi, termasuk pesan teks dan panggilan telepon, baik internasional maupun lokal, mengalami pemutusan signifikan.

Pemerintah Iran kini mengandalkan intranet domestik untuk mendukung akses ke situs web dan aplikasi lokal, termasuk layanan transportasi dan perbankan.

Korban Jiwa dan Reaksi Pemerintah

Pejabat Iran mengakui adanya korban jiwa dalam protes tersebut, namun tidak menyebutkan angka pasti.

Laporan dari Iran Human Rights (IHR) mengindikasikan 3.428 orang tewas akibat tindakan pasukan keamanan, sementara perkiraan lain menyebutkan jumlahnya mungkin lebih dari 5.000.

Beberapa laporan bahkan mencapai angka 20.000, meskipun lembaga peradilan Iran menolak klaim tersebut.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyatakan bahwa 'beberapa ribu' orang tewas akibat 'agen' asing yang dituduh menghasut kerusuhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Iran Tinjau Kembali Akses Internet Pasca Kerusuhan Melanda

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!