BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 16 JANUARI 2026 • 10:33 WIB

Maria Corina Machado Sampaikan Penghargaan Nobel untuk Trump di Tengah Kontroversi Invasi AS

Maria Corina Machado Sampaikan Penghargaan Nobel untuk Trump di Tengah Kontroversi Invasi ASMaria Corina Machado Sampaikan Penghargaan Nobel untuk Trump di Tengah Kontroversi Invasi AS

Maria Corina Machado, tokoh oposisi Venezuela dan penerima Hadiah Nobel Perdamaian 2025, mendukung invasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat di negaranya.

Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Putih, ia memberikan penghargaan Nobelnya kepada Presiden AS Donald Trump, meskipun banyak skeptis terhadap langkah tersebut.

Dukungan Terhadap Invasi AS

Maria Corina Machado secara terbuka mendukung invasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat di Venezuela. Ia meyakini bahwa langkah tersebut merupakan satu-satunya cara untuk mengakhiri pemerintahan Nicolas Maduro.

Menurutnya, intervensi militer ini bisa menjadi dukungan bagi rakyat Venezuela dalam mencapai kebebasan. Machado berharap bahwa langkah ini akan mendorong perubahan mendasar dalam pemerintahan yang ada.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Hadiah Nobel Perdamaian untuk Trump

Pertemuan antara Machado dan Trump berlangsung dalam suasana yang menegangkan. Dalam kesempatan itu, ia memberikan penghargaan Nobel Perdamaian yang diraihnya kepada Presiden Amerika Serikat, dengan ungkapan, 'Saya memberikan medali, Hadiah Nobel Perdamaian, kepada presiden Amerika Serikat.'

Machado juga menarik paralel historis antara tindakannya dan pengakuan tokoh besar lain, dengan menyebutkan Marquis de Lafayette yang memberikan penghargaan kepada Simon Bolivar, pemimpin revolusi Venezuela. Ia menyatakan, 'Dua ratus tahun dalam sejarah, rakyat Bolivar memberikan medali kepada pewaris Washington.'

Reaksi dan Permasalahan yang Muncul

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, memberikan tanggapannya terhadap tindakan Machado, menyebutnya sebagai 'suara yang luar biasa dan berani'. Namun, ia juga menekankan bahwa pertemuan ini tidak menunjukkan adanya perubahan dalam strategi AS terhadap Venezuela.

Donald Trump merespons dengan skeptis, mencatat bahwa Machado 'tidak memiliki dukungan atau rasa hormat di dalam negeri' dan lebih memilih untuk berkolaborasi dengan presiden sementara, Delcy Rodriguez.

Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Maria Corina Machado Sampaikan Penghargaan Nobel untuk Trump di Tengah Kontroversi Invasi AS

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!