BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 15 JANUARI 2026 • 17:23 WIB

YouTube Perkenalkan Fitur Baru untuk Perlindungan Pemuda di Platformnya

YouTube Perkenalkan Fitur Baru untuk Perlindungan Pemuda di PlatformnyaYouTube Perkenalkan Fitur Baru untuk Perlindungan Pemuda di Platformnya

YouTube baru saja meluncurkan fitur inovatif yang memungkinkan kontrol orang tua terhadap akses remaja ke video pendek Shorts. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen untuk melindungi pengguna muda dalam era digital yang semakin berkembang.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran

Dengan meningkatnya perhatian dari pihak keluarga dan pembuat kebijakan, YouTube kini memberikan opsi yang lebih banyak untuk memastikan pengalaman yang aman bagi generasi muda. Fitur ini dianggap penting untuk mengatasi kekhawatiran seputar potensi adiksi karena penggunaan video pendek.

Implementasi Fitur Kontrol Orang Tua

Orang tua kini dapat menentukan batas waktu tayang untuk fitur Shorts, mulai dari dua jam hingga pembatasan penuh. "Misalnya, orang tua dapat mengatur batas waktu tayangan Shorts menjadi nol saat mereka ingin anak remaja mereka menggunakan YouTube untuk fokus pada pekerjaan rumah," jelas perwakilan YouTube.

Fitur ini juga mencakup pengingat waktu tidur dan istirahat yang dapat disesuaikan menurut preferensi pengguna. YouTube menyatakan bahwa versi otomatis dari pengingat ini diterapkan secara default untuk pengguna di bawah usia 18 tahun.

Lebih lanjut, YouTube telah memperkenalkan proses pendaftaran baru yang memudahkan orang tua dalam mengelola akun remaja mereka, memungkinkan peralihan yang lebih lancar antara akun anak-anak dan akun dewasa.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Pembaruan Pedoman Konten untuk Remaja

Dalam pembaruan terbarunya, YouTube berkomitmen untuk memperbarui panduan terkait jenis konten yang direkomendasikan untuk pengguna remaja. Platform ini akan lebih memprioritaskan konten yang dapat memberikan "keingintahuan dan inspirasi" serta "informasi yang dapat dipercaya yang mendukung kesejahteraan."

Langkah ini diharapkan dapat memblokir video yang cenderung mengarahkan remaja ke konten berbahaya, contohnya yang mengidealkan tipe tubuh tertentu. YouTube berusaha meminimalisir dampak negatif terhadap kesehatan mental remaja melalui strategi ini.

Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan YouTube dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat untuk pengguna muda mereka.

Reaksi dan Kebijakan Terkait Kontrol Orang Tua

YouTube bukanlah satu-satunya platform yang menganggap pentingnya kontrol orang tua. Beberapa platform lain seperti Instagram dan ChatGPT juga baru saja meluncurkan fitur serupa untuk melindungi pengguna muda.

Belum lama ini, Google, selaku perusahaan induk YouTube, menarik perhatian setelah aktivis keamanan anak, Melissa McKay, mengungkapkan informasi mengenai pengawasan orang tua di platform tersebut. Dalam unggahannya, McKay menyatakan bahwa Google memberi opsi kepada putranya untuk menonaktifkan pengawasan orang tua pada akunnya.

Merespons hal tersebut, Kate Charlet, Direktur Senior Privasi di Google, menjelaskan bahwa kebijakan terbaru mewajibkan persetujuan orang tua sebelum pengguna di bawah 13 tahun dapat menghapus pengawasan. Tindakan ini diharapkan dapat memberikan tingkat keamanan tambahan.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Risiko, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

YouTube Perkenalkan Fitur Baru untuk Perlindungan Pemuda di Platformnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!