Pencarian Pendaki Muda di Gunung Slamet: Keluarga Menanti dengan Cemas
Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki muda berusia 18 tahun asal Kota Magelang, dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Slamet. Komunikasi terakhirnya dengan keluarga terputus pada 27 Desember 2025, menambah ketidakpastian situasi yang dihadapi oleh keluarga dan pihak berwenang.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH
Kakaknya, Naufal Hisyam, menceritakan bahwa Syafiq berangkat mendaki bersama seorang teman dan mengirimkan foto dari basecamp sebelum komunikasi menghilang. Keluarga saat ini berusaha mencari informasi terbaru dari pihak berwenang mengenai proses pencarian yang sedang berlangsung.
Syafiq sebelumnya menyatakan kepada keluarganya bahwa ia berencana mendaki Gunung Sumbing pada 27 Desember. Namun, dalam komunikasi terakhir, ia memberitahukan bahwa ia sudah berada di basecamp Gunung Slamet, menunjukkan adanya perubahan rencana.
Ali, panggilan akrabnya, adalah siswa kelas 12 di SMAN 5 Kota Magelang dan berencana melakukan pendakian dalam satu hari atau dikenal sebagai tektok. Rencana awalnya adalah kembali ke rumah pada siang hari Minggu, tetapi hingga saat ini tidak ada kabar mengenai keberadaan Syafiq.
Dalam komunikasi terakhir, Ali meminta ibunya untuk tidak khawatir dan menyampaikan rencananya untuk memulai perjalanan ke puncak pada pukul 23.00 WIB. Dalam percakapan tersebut, ia juga mempertanyakan seberapa ramai pendaki lain yang berada di lokasi tersebut, yang semakin membuat keluarganya cemas.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Risiko, dan Tips Keamanan
Naufal mengungkapkan bahwa mereka telah berusaha menghubungi Ali melalui aplikasi pesan instan, tetapi tidak ada respons yang diterima. Keluarga merasa gelisah karena Ali tidak kembali sesuai jadwal dan waktu semakin berlalu tanpa informasi.
Kekhawatiran semakin menguat ketika waktu yang dijanjikan semakin mendekati penghabisan tanpa berita dari Ali. Ibu Syafiq merasa terkejut dan khawatir setelah mengetahui lokasi aktual pendakian adiknya.
Pencarian untuk menemukan Syafiq dimulai segera setelah keluarga melaporkan hilangnya pendaki muda tersebut. Petugas gabungan dari berbagai organisasi dan instansi terkait, termasuk relawan, hadir untuk membantu proses pencarian.
Tim pencarian melakukan upaya di jalur yang diduga dilalui oleh Syafiq berdasarkan informasi yang diberikan oleh keluarganya. Proses pencarian ini melibatkan berbagai metode untuk mempercepat upaya menemukan pendaki yang hilang.
Keluarga yang menunggu kabar dari tim pencarian berharap agar Syafiq dapat ditemukan dalam keadaan selamat, sambil terus berdoa agar situasi segera membuahkan hasil yang baik.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Eko Patrio, Polisi Selidiki Kasus Tersebut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: