BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 01 JANUARI 2026 • 13:31 WIB

Pelantikan Sejarah Wali Kota New York dengan Al-Quran Bersejarah

Pelantikan Sejarah Wali Kota New York dengan Al-Quran BersejarahPelantikan Sejarah Wali Kota New York dengan Al-Quran Bersejarah

Zohran Mamdani, wali kota terpilih New York, akan dilantik menggunakan Al-Quran berusia ratusan tahun, menandai momen bersejarah bagi kota ini.

Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS

Dengan pelantikan ini, Mamdani menjadi wali kota pertama yang beragama Islam, orang Asia Selatan pertama, dan juga orang kelahiran Afrika yang menjabat di posisi tersebut.

Pelantikan Bersejarah di Kota New York

Pelantikan Zohran Mamdani berlangsung setelah tengah malam di sebuah stasiun kereta bawah tanah yang telah ditutup, tepat di bawah Balai Kota, menambahkan makna simbolis pada acara tersebut.

Acara ini bukan hanya tentang pelantikan, tetapi juga tentang perwujudan keberagaman yang semakin berkembang dalam wajah politik di New York.

Mamdani, anggota Partai Demokrat, dikenal memiliki fokus pada isu aksesibilitas perumahan, menjadi suara yang kritis untuk komunitas Muslim dan Asia Selatan di kota tersebut.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?

Simbolisme Al-Quran dalam Upacara Pelantikan

Dalam upacara, Mamdani akan meletakkan tangannya di atas tiga Al-Quran; dua milik kakek dan neneknya, dan satu lagi merupakan manuskrip berharga dari akhir abad ke-18.

"Al-Quran kecil ini menyatukan unsur-unsur iman dan identitas dalam sejarah Kota New York," ungkap Hiba Abid, kurator di Perpustakaan Umum New York.

Mamdani dikenal sebagai seorang Muslim yang aktif, terlihat sering berinteraksi dengan masjid-masjid di seluruh kota, membangun dukungan di antara pemilih.

Reaksi dan Politisasi Terhadap Pelantikan

Penggunaan Al-Quran dalam pelantikan Mamdani memicu berbagai reaksi, termasuk pernyataan kontroversial dari Senator AS Tommy Tuberville di media sosial.

Dewan Hubungan Amerika-Islam menyebut Tuberville sebagai ekstremis anti-Muslim, menilai pandangannya sebagai diskriminatif.

Hiba Abid mengharapkan perhatian yang ditimbulkan oleh upacara ini dapat memperdalam pemahaman tentang koleksi perpustakaan yang merekam sejarah Islam di New York.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pelantikan Sejarah Wali Kota New York dengan Al-Quran Bersejarah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!