BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 11:15 WIB

Kunjungan Wisata Bali tetap Tinggi selama Libur Nataru 2025

Kunjungan Wisata Bali tetap Tinggi selama Libur Nataru 2025Kunjungan Wisata Bali tetap Tinggi selama Libur Nataru 2025

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, memastikan bahwa kunjungan wisatawan ke Bali masih ramai selama periode liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, mengeliminasi spekulasi sepinya wisatawan di pulau tersebut.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil

Dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta, ia menjelaskan meskipun ada sedikit pengurangan dalam segmen wisata domestik, jumlah wisatawan mancanegara justru mengalami peningkatan yang signifikan.

Kunjungan Wisata Bali di Libur Nataru

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa selama liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Bali tidak mengalami penurunan kunjungan yang berarti. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali mencapai 6,8 juta, mendekati target 7 juta.

Sementara itu, kunjungan wisatawan domestik mengalami penurunan sekitar 2 persen, yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang kurang mendukung. Destinasi alternatif seperti Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menjadi pilihan bagi wisatawan lokal yang ingin berlibur.

Widiyanti menyatakan bahwa daya tarik Bali di kalangan turis internasional tetap kuat dan pertumbuhan jumlah kunjungan menunjukkan bahwa isu sepinya pengunjung tidak berpengaruh signifikan terhadap citra pariwisata Bali. Statistik ini diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran masyarakat mengenai penurunan sektor pariwisata.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?

Bantahan Resmi dari Pejabat Pusat dan Daerah

Baik Menteri Pariwisata maupun Gubernur Bali, Wayan Koster, membantah kabar tentang sepinya kunjungan wisatawan. Mereka menegaskan bahwa kondisi lengangnya beberapa lokasi bukan indikator penurunan pada tingkat keseluruhan pulau.

Gubernur Wayan Koster menjelaskan sepinya lalu lintas dan berkurangnya aktivitas sopir pariwisata lebih disebabkan oleh cuaca hujan. Dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat, para wisatawan seringkali lebih memilih untuk beristirahat di akomodasi daripada keluar untuk aktivitas luar ruangan.

Widiyanti juga menekankan meskipun ada penurunan, Bali tetap menjadi destinasi primadona. Pemerintah kini memfokuskan upayanya pada peningkatan kualitas dan kenyamanan bagi pengunjung.

Tantangan dan Upaya Peningkatan Kunjungan Wisata Bali

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh sektor pariwisata Bali adalah rendahnya tingkat hunian hotel meskipun kunjungan internasional mengalami kenaikan. Peningkatan ini juga membawa pergeseran penggunaan akomodasi ke platform seperti Online Travel Agent (OTA) yang tidak terdaftar secara resmi.

Kepala Dinas Pariwisata Bali, I Wayan Sumarajaya, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha wisata untuk menciptakan pertumbuhan pariwisata yang berkualitas. Koordinasi tersebut sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan ini.

Dinas Pariwisata Bali juga terus mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan, khususnya selama musim hujan. Beberapa lokasi wisata mulai menunjukkan peningkatan aktivitas, yang menjadi tanda harapan untuk sektor pariwisata.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kunjungan Wisata Bali tetap Tinggi selama Libur Nataru 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!