BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 17:31 WIB

Proyeksi Lonjakan Mobilitas Masyarakat Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Proyeksi Lonjakan Mobilitas Masyarakat Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026Proyeksi Lonjakan Mobilitas Masyarakat Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Pemerintah memproyeksi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, diperkirakan 119,5 juta orang akan melakukan perjalanan. Angka ini setara dengan 42,01 persen dari total penduduk Indonesia dan menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mencatat bahwa lonjakan ini berpotensi meningkatkan arus lalu lintas di Pulau Bali sebesar 10 persen. Antisipasi telah dilakukan untuk menjaga kelancaran transportasi bagi masyarakat yang merayakan liburan.

Proyeksi dan Kesiapan Transportasi

Menhub Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa pergerakan penumpang terbesar akan berasal dari provinsi-provinsi padat di Pulau Jawa. Rincian menunjukkan Jawa Tengah diharapkan menjadi tujuan utama dengan sekitar 20,23 juta orang, diikuti oleh Jawa Timur dan Jawa Barat.

Pemerintah juga memerhatikan wilayah-wilayah lain yang merayakan Natal, seperti Maluku, Papua, dan Kalimantan Barat, meski tidak termasuk dalam sepuluh besar survei. Sebagai langkah untuk menjaga kelancaran perjalanan, pemerintah telah menyiapkan berbagai sarana transportasi.

Sebanyak 31.433 bis, 711 kapal, 2.670 kereta api, 368 pesawat, dan 253 kapal penyeberangan telah disiapkan untuk mendukung kelancaran arus transportasi. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang meningkat selama libur nataru.

Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing

Peningkatan Arus Kendaraan di Bali

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengindikasikan bahwa pergerakan arus kendaraan di Pulau Bali akan meningkat 10 persen menjelang akhir tahun 2025. Peningkatan ini mencakup kendaraan barang dan penumpang, yang berimbas pada bandara dan pelabuhan setempat.

Rapat koordinasi telah dilaksanakan dengan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) untuk mengatur arus kendaraan masuk dan keluar. Diperkirakan puncak arus kendaraan akan terjadi pada 24 Desember 2025.

Semua langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna transportasi di saat-saat sibuk ini. Pengaturan yang baik diharapkan meminimalkan kemacetan dan menjaga kelancaran perjalanan.

Antisipasi Terhadap Cuaca Ekstrem

Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, pihak kepolisian telah memetakan empat klaster utama untuk pengelolaan jalan tol dan jalan arteri. Rencana kedaruratan juga disiapkan untuk respons terhadap bencana seperti banjir atau longsor.

Pihak berwenang menjamin keamanan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia, seperti Gilimanuk-Ketapang dan Merak. Jika cuaca tidak memungkinkan untuk penyeberangan, skenario untuk menangani penumpukan penumpang dan kendaraan sudah disiapkan.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat meminimalkan dampak negatif dari kondisi cuaca yang tidak terduga. Pengaturan yang matang dan responsif sangat penting untuk menjaga kelancaran pergerakan masyarakat selama liburan.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Proyeksi Lonjakan Mobilitas Masyarakat Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!