BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 11:36 WIB

Temu Nasional Pegiat Literasi Digital: Melindungi Kelompok Rentan di Era Teknologi

Temu Nasional Pegiat Literasi Digital: Melindungi Kelompok Rentan di Era TeknologiTemu Nasional Pegiat Literasi Digital: Melindungi Kelompok Rentan di Era Teknologi

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyelenggarakan Temu Nasional Pegiat Literasi Digital di Jakarta pada 16 hingga 17 Desember 2025. Acara ini bertujuan membahas perlindungan kelompok rentan dari dampak teknologi dan penyalahgunaan kecerdasan buatan (AI).

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Hadirnya berbagai platform teknologi, baik lokal maupun global, serta komunitas relawan menunjukkan komitmen untuk mendiskusikan isu-isu penting ini. Fokus utama adalah mendidik masyarakat mengenai penggunaan teknologi yang aman dan bertanggung jawab.

Fokus Utama Perlindungan Kelompok Rentan

Perlindungan terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, remaja, lansia, dan penyandang disabilitas menjadi prioritas utama dalam forum ini. Tujuannya adalah untuk mencegah mereka dari dampak negatif yang mungkin timbul akibat teknologi, seperti penipuan online.

Kepala BPSDM Komdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menekankan bahwa, “Agar mereka tidak terkena berbagai dampak negatif, seperti scam, yang mungkin bisa mempengaruhi kehidupan mereka.” Hal ini menunjukkan urgensi untuk meningkatkan literasi digital masyarakat.

Masyarakat perlu dilengkapi dengan pengetahuan agar mampu mengenali berbagai risiko yang dibawa oleh perkembangan teknologi. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk sikap kritis terhadap informasi yang beredar.

Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak

Dampak Kemajuan Teknologi dan Literasi Digital

Kemajuan dalam kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mendatangkan inovasi positif, tetapi juga menciptakan risiko berupa konten negatif dan misinformasi. Bonifasius Wahyu Pudjianto menjelaskan pentingnya literasi digital sebagai alat untuk melawan informasi yang tidak benar.

Di satu sisi, teknologi digital dapat memberikan solusi dalam sektor pendidikan dan ekonomi, tetapi di sisi lain, ketidakbijakan dalam penggunaannya bisa berujung pada kejahatan siber. Oleh karena itu, pendidikan literasi digital tak dapat dipandang sebelah mata.

Pudjianto menegaskan bahwa, “Teknologi digital dapat menjadi solusi,” menyoroti potensi positif teknologi jika digunakan dengan bijaksana. Program literasi digital diperlukan untuk melindungi masyarakat dari penipuan dan penyalahgunaan.

Ruang untuk Berbagi Pengalaman dan Strategi ke Depan

Acara Temu Nasional ini juga berperan sebagai platform bagi pelaku industri teknologi untuk berbagi pengalaman. Kolaborasi ini bertujuan menyusun strategi literasi digital yang lebih efektif untuk masa depan.

Pudjianto mengungkapkan, “Kita berkumpul bersama untuk mendefinisikan kembali, apa dan kemana arah strategi literasi digital ke depannya.” Sinergi ini diharapkan mampu mendukung ekonomi digital, terutama bagi UMKM dan pelaku startup.

Dengan berbagai pihak yang terlibat, inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai literasi digital dan mempersiapkan mereka dalam menghadapi tantangan teknologi mendatang.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Temu Nasional Pegiat Literasi Digital: Melindungi Kelompok Rentan di Era Teknologi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!