BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 15:16 WIB

Insiden Teror di Pemakaman Muslim Narellan: Simbol Kebencian Setelah Penembakan Massal

Insiden Teror di Pemakaman Muslim Narellan: Simbol Kebencian Setelah Penembakan MassalInsiden Teror di Pemakaman Muslim Narellan: Simbol Kebencian Setelah Penembakan Massal

Sebuah pemakaman Muslim di Narellan, barat daya Sydney, Australia, menjadi lokasi teror ketika kepala babi ditemukan berserakan setelah insiden penembakan massal di Pantai Bondi.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Insiden mengerikan ini menambah kesedihan bagi komunitas yang sudah merasakan dampak dari aksi kekerasan yang merenggut nyawa 16 orang.

Rincian Insiden Teror

Pada Senin (15/12) pagi, kepala babi dan potongan tubuh babi lainnya ditemukan berserakan di pemakaman tersebut, hanya sehari setelah penembakan tragis.

Media lokal news.com.au melaporkan bahwa kepala babi tersebar di dekat deretan makam. Penemuan ini diteruskan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Menurut pernyataan resmi dari kepolisian setempat, kepala babi ditemukan di pintu masuk pemakaman di Richardson Road, Narellan. 'Petugas tiba di lokasi dan menemukan beberapa kepala babi di tempat kejadian. Polisi segera memulai penyelidikan atas insiden tersebut,' demikian disampaikan pihak kepolisian.

Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing

Latar Belakang Penembakan Massal

Penembakan massal yang mengakibatkan tragedi ini terjadi di Pantai Bondi sesaat sebelum pukul 19.00 waktu setempat pada hari yang sama.

Laporan menyebutkan korban tewas mencapai 16 orang, termasuk seorang gadis berusia 10 tahun dan seorang pria berusia 40 tahun. Selain itu, lebih dari 40 orang lainnya dilaporkan terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku penembakan, ayah dan anak berinisial Naveed Akram (24) dan Sajid Akram (50), terlibat dalam aksi ini. Polisi menjelaskan bahwa satu dari dua pelaku telah tewas di lokasi, sementara yang lainnya mengalami luka kritis, dan kasus ini dinyatakan sebagai aksi terorisme.

Respon Komunitas dan Otoritas

Insiden teror ini menyebabkan kekhawatiran yang mendalam di kalangan komunitas Muslim di Australia. Munculnya simbol-simbol kebencian seperti kepala babi memunculkan tantangan untuk menjaga kerukunan antaragama.

Polisi menjelaskan bahwa kepala-kepala babi tersebut telah disingkirkan dengan cara yang sesuai. 'Kepala-kepala babi tersebut telah disingkirkan dan dibuang dengan cara yang sesuai,' tutup pernyataan kepolisian.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh tindakan intoleransi ini, menjaga solidaritas dan saling pengertian di tengah situasi yang tegang.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Insiden Teror di Pemakaman Muslim Narellan: Simbol Kebencian Setelah Penembakan Massal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!