Bencana Banjir dan Longsor di Sumatra: Korban Tewas Hampir Mencapai 1.000 Jiwa
Jumlah korban tewas akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hampir mencapai angka 1.000 jiwa, dengan 226 orang masih dinyatakan hilang.
Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, jumlah korban meninggal dunia meningkat dari 990 jiwa per hari sebelumnya menjadi 995 jiwa pada Jumat, 12 Desember.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga tanggal 12 Desember, korban jiwa akibat bencana ini mencapai 995 jiwa. Angka ini menunjukkan peningkatan dari 990 jiwa yang dilaporkan sehari sebelumnya.
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, menyatakan, 'Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, dari 990 jiwa meninggal dunia per kemarin 11 Desember saat ini rekapitulasi kami menunjukkan angka 995 jiwa total meninggal dunia di tiga provinsi.'
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya
Abdul Muhari menyampaikan bahwa jumlah korban bisa terus bertambah mengingat luasnya wilayah yang terdampak. Proses verifikasi dan sinkronisasi data masih dilakukan oleh pihak catatan sipil.
Menurut Abdul, 'Ini yang terdampak di area pemakaman jasad ditemukan tetapi begitu dikonfirmasi identitas nama ini merupakan jasad yang sudah meninggal sebelum bencana,' menjelaskan salah satu faktor yang mempengaruhi data korban.
Abdul menegaskan bahwa proses verifikasi data belum selesai dan beberapa kabupaten telah memulai verifikasi lebih lanjut. Ia mengingatkan, 'Jadi ini proses verifikasi ini masih berlangsung jadi kami sudah memberitahukan proses ini sehingga bisa saja mulai besok itu di beberapa kabupaten telah diverifikasi datanya.'
BNPB berkomitmen untuk memberikan data yang telah divalidasi oleh catatan sipil, guna memastikan akurasi informasi yang disampaikan kepada publik. 'Kami akan memberikan data yang sudah merupakan validasi dari catatan sipil dan data korban yang sudah by name by address,' tutupnya.
Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: