BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 12 DESEMBER 2025 • 16:16 WIB

Pendampingan Psikologis untuk Anak di Bawah Umur dalam Kasus Pembunuhan di Medan

Pendampingan Psikologis untuk Anak di Bawah Umur dalam Kasus Pembunuhan di MedanPendampingan Psikologis untuk Anak di Bawah Umur dalam Kasus Pembunuhan di Medan

Polrestabes Medan bersama dengan Pemko Medan memberikan pendampingan psikologis kepada seorang siswi kelas VI yang diduga terlibat dalam pembunuhan ibu kandungnya, F. Langkah ini diambil mengingat status terduga pelaku yang masih di bawah umur.

Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, menyatakan, "Kita telah berkolaborasi dengan dinas kesehatan dan UPT PPA untuk memberikan dukungan kepada anak tersebut, dan penyidik akan berhati-hati dalam menangani kasus ini."

Pemberian Pendampingan Psikologis

Pendampingan psikologis untuk siswi berinisial AI dilaksanakan sebagai respons cepat terhadap insiden yang melibatkan anak-anak. AKBP Bayu menegaskan bahwa kerja sama dengan dinas kesehatan dan UPT PPA sangat penting.

Pihak kepolisian mencermati pentingnya kolaborasi dengan lembaga terkait untuk memastikan dukungan yang maksimal bagi anak tersebut. Penanganan kasus semacam ini perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak menambah beban psikologis bagi terduga pelaku.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Detail Kasus dan Penyidikan

Peristiwa tragis terjadi pada Rabu, 10 Desember 2025, di kediaman korban. Kepala lingkungan setempat, Tono, mendengar teriakan dan melihat korban dalam keadaan bersimbah darah, menandakan betapa seriusnya situasi tersebut.

Saat ini, penyidik sedang menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memahami lebih jauh mengenai kondisi terduga pelaku. "Ini masih kita progress, jangan sampai kita salah menerapkan pasal," tegas Kasat Reskrim.

Kondisi Keluarga dan Lingkungan

Rumah tempat kejadian diisi oleh enam anggota keluarga, di mana suami korban tidur di lantai dua saat peristiwa terjadi. Dua anak lainnya, termasuk AI, berada di lantai satu dengan ibu mereka.

Keadaan di sekitar rumah pun ikut terpengaruh oleh drama ini. Tono menjelaskan bahwa warga sangat prihatin terhadap insiden yang menimpa keluarga tersebut dan merasa situasi tersebut perlu perhatian lebih dari pihak berwenang.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pendampingan Psikologis untuk Anak di Bawah Umur dalam Kasus Pembunuhan di Medan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!