BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 19:00 WIB

Penganiayaan Terhadap Terduga Pelaku Pemerkosaan di Tompobulu: Sebuah Kasus yang Menggugah Perhatian Publik

Penganiayaan Terhadap Terduga Pelaku Pemerkosaan di Tompobulu: Sebuah Kasus yang Menggugah Perhatian PublikPenganiayaan Terhadap Terduga Pelaku Pemerkosaan di Tompobulu: Sebuah Kasus yang Menggugah Perhatian Publik

Polres Gowa tengah menyelidiki kasus penganiayaan yang menewaskan seorang terduga pelaku pemerkosaan seorang wanita penyandang disabilitas di Kecamatan Tompobulu.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaeman, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut merupakan hasil dari penghakiman oleh massa yang berang.

Kronologi Peristiwa di Tompobulu

Insiden yang mengguncang Kabupaten Gowa terjadi ketika masyarakat mencurigai seorang pria berinsial A (47) telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang wanita penyandang disabilitas, T. Penganiayaan terjadi beberapa hari setelah kejadian pemerkosaan, di mana A berhasil melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap masyarakat.

Saksi mata, DT, menyatakan, 'Dia sempat sembunyi dua hari di Cikoro’, kemudian bersembunyi di kawasan hutan di kaki Gunung Lompo Battang.' Setelah warga menangkap A, ia mengalami kekerasan yang berujung pada kematiannya, di mana jenazahnya sempat diarak keliling kampung.

Peristiwa ini memicu beragam reaksi di masyarakat, menimbulkan perdebatan tentang hak dan perlindungan bagi penyandang disabilitas serta pelanggaran hukum yang terjadi harmonis dalam situasi emosional seperti ini.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Rekor Baru Liverpool dan Pergerakan Tim Lain

Dampak dan Reaksi Masyarakat

Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaeman, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari saksi. 'Sejauh ini kami sudah melakukan olah TKP dan interview terhadap beberapa orang yang mengetahui maupun diduga terlibat,' ujarnya.

Keamanan di Tompobulu kini telah kembali kondusif berkat kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan tokoh masyarakat. Aldy menambahkan, 'Intinya kami bersama-sama menjaga agar situasi tetap aman dan kondusif,' menunjukkan upaya kolektif menjaga ketenangan di tengah gejolak masyarakat.

Kemarahan warga terkait kasus ini menunjukkan akumulasi emosi terhadap A, yang dituduh bukan kali pertama terlibat dalam tindakan kriminal. DT menyebut, 'Kemarahan warga ini sekaligus hukuman adat atas tindakan tidak terpuji pelaku,' menekankan bagaimana pandangan masyarakat terhadap hukum dan keadilan sosial.

Kondisi Korban dan Proses Hukum

Korban, wanita penyandang disabilitas dengan inisial T, saat ini dalam perawatan di rumah sakit setelah mengalami kekerasan dan pelecehan. Kapolres Aldy mengonfirmasi, 'Kondisi korban mengalami penganiayaan, dan saat ini dirawat di rumah sakit dengan kondisi yang semakin membaik.'

Pihak berwenang berharap penanganan korban dapat difokuskan pada pemulihan mental dan fisik, menjadi perhatian bersama dalam komunitas. Penggalian terhadap proses hukum diharapkan dapat membawa kejelasan serta perlindungan bagi penyandang disabilitas di masa depan.

Kepolisian Gowa tengah berupaya mencegah aksi balasan dari keluarga terduga pelaku melalui pendekatan persuasif, dengan harapan menciptakan dialog yang konstruktif antar pihak. Aldy menekankan, dialog ini penting untuk menghindari kecemasan lebih lanjut.

Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Cozy dan Nyaman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penganiayaan Terhadap Terduga Pelaku Pemerkosaan di Tompobulu: Sebuah Kasus yang Menggugah Perhatian Publik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!