BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 18:01 WIB

Bencana Alam Melanda Sumatera Utara: 34 Tewas dan 52 Orang Hilang

Bencana Alam Melanda Sumatera Utara: 34 Tewas dan 52 Orang HilangBencana Alam Melanda Sumatera Utara: 34 Tewas dan 52 Orang Hilang

Bencana alam di Sumatera Utara telah mengakibatkan 34 orang meninggal dunia dan 52 orang lainnya dilaporkan hilang, berdasarkan informasi terbaru dari kepolisian setempat.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?

Sejak awal pekan ini, tercatat 148 kejadian bencana yang terjadi di 12 kabupaten/kota, dengan kerugian paling parah di Tapanuli Selatan dan sekitarnya.

Rincian Korban dan Dampak Bencana

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Ferry Walintukan, mengungkapkan bahwa total ada 175 korban dari berbagai kejadian bencana alam yang terjadi. Dari jumlah tersebut, 34 orang dinyatakan tewas dan 52 lainnya masih dalam pencarian.

Laporan terakhir hingga Rabu (26/11) malam menunjukkan adanya 148 kejadian bencana alam, termasuk tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung. Bencana ini mencatatkan kerugian signifikan, terutama di wilayah Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.

Banyak titik mengalami longsor dan banjir, yang menyebabkan permukiman terendam dan akses jalan terputus. Kerusakan infrastruktur di lokasi-lokasi ini turut memperburuk situasi yang ada.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan

Dampak Banjir dan Longsor di Tapanuli

Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara mencatat dampak terparah, dengan ketinggian air banjir mencapai 1 meter di beberapa titik. Tanah longsor di berbagai lokasi juga mengakibatkan akses ke daerah-daerah penting terputus.

Ferry mengatakan, 'Data ini bersifat sementara. Beberapa wilayah seperti Medan dan Deli Serdang belum dapat melaporkan kondisi secara menyeluruh karena hujan yang terus menerus.'

Tantangan untuk mengumpulkan data yang akurat semakin meningkat seiring dengan cuaca buruk yang terus terjadi. Hal ini menghambat upaya pemulihan dan penanganan di lokasi bencana.

Respons dan Penanganan Pihak Berwenang

Polda Sumut berkomitmen untuk terus memperbarui data dan informasi terkait bencana secara berkala. Proses pencarian terhadap korban yang hilang sedang dilakukan, namun kondisi cuaca yang buruk menghambat akses ke beberapa lokasi.

Kepolisian bersama dengan badan terkait lainnya diminta untuk bersinergi dalam memberikan bantuan. Tindakan ini termasuk menilai kerusakan yang telah terjadi agar langkah rehabilitasi dapat segera direncanakan dan dilakukan.

Respons cepat sangat diperlukan untuk menangani situasi yang dapat berkembang lebih parah jika tidak ada intervensi segera dari pihak berwenang.

Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Bencana Alam Melanda Sumatera Utara: 34 Tewas dan 52 Orang Hilang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!