BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 17:00 WIB

PBB Resmi Setujui Pasukan Stabilisasi Internasional ke Gaza

PBB Resmi Setujui Pasukan Stabilisasi Internasional ke GazaPBB Resmi Setujui Pasukan Stabilisasi Internasional ke Gaza

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengesahkan rencana Amerika Serikat untuk mengirim pasukan stabilisasi internasional ke Gaza, langkah yang dianggap krusial untuk mempertahankan gencatan senjata.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Keputusan tersebut, yang diambil dalam pemungutan suara pada 18 November 2025, mencerminkan dukungan solid dari berbagai negara meskipun Rusia dan China memilih untuk abstain.

Proses Pemungutan Suara dan Keputusan PBB

Pemungutan suara yang berlangsung pada Senin lalu menunjukkan dukungan besar dari anggota dewan. Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, menyatakan bahwa keputusan ini adalah langkah awal menuju stabilitas di Gaza, memberikan keamanan juga untuk Israel.

Resolusi yang disetujui mencakup rencana gencatan senjata 20 poin yang diajukan oleh Presiden Donald Trump. Dalam rencana ini, pasukan stabilisasi internasional akan dikerahkan hingga akhir 2027 dengan tanggung jawab untuk mengamankan wilayah dan mengawasi perbatasan.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Reaksi dan Tantangan Dalam Proses Resolusi

Sebelum pengesahan, negara-negara Arab melontarkan kritik terhadap versi awal yang dianggap tidak memadai. Teks resolusi yang direvisi kini menegaskan akan ada 'jalur kredibel menuju penentuan nasib sendiri dan kenegaraan Palestina' setelah Otoritas Palestina melakukan reformasi.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengekspresikan penolakannya terhadap penambahan opsi pembentukan negara Palestina, menganggapnya sebagai ancaman terhadap keamanan Israel. Dukungan dari negara-negara Arab, termasuk Indonesia, Qatar, dan Arab Saudi, sangat penting dalam proses pengesahan resolusi ini.

Rincian Tugas dan Kewenangan Pasukan Stabilitas

Pasukan stabilisasi internasional yang akan dihadirkan memiliki kewenangan untuk menggunakan tindakan militer 'yang diperlukan' sesuai dengan hukum internasional. Mereka akan berkolaborasi dengan polisi Palestina serta bekerja sama dengan Mesir dan Israel untuk mengamankan perbatasan dan distribusi bantuan kemanusiaan.

Dalam kerangka proses stabilisasi, diharapkan pasukan Israel akan menarik diri secara bertahap dari Gaza, dengan persetujuan dari pasukan stabilisasi dan negara-negara penjamin gencatan senjata. Ini adalah langkah yang diharapkan dapat menciptakan kondisi keamanan yang lebih baik di kawasan tersebut.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

PBB Resmi Setujui Pasukan Stabilisasi Internasional ke Gaza

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!