Kontroversi Pendakwah Muda: Gus Elham Yahya dan Tindakan yang Menuai Kecaman
Gus Elham Yahya, seorang pendakwah muda dari Kediri, menjadi sorotan publik setelah videonya mencium seorang anak perempuan viral di media sosial.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov
Tindakan tersebut memperoleh kecaman keras dan dinilai sebagai pelecehan, mendorong berbagai pihak untuk meminta tindakan tegas dari instansi berwenang.
Gus Elham Yahya, yang aktif berdakwah melalui media sosial, menjadi viral setelah terlihat mencium seorang anak perempuan dalam sebuah acara keagamaan. Kejadian ini langsung memicu reaksi negatif dari masyarakat, di mana lebih dari 350 ribu orang menunjukkan protes mereka di Instagram.
Pengguna media sosial banyak yang menggunakan template kecaman, mendesak Menteri Agama dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk turun tangan. Beberapa warganet mengekspresikan kekhawatiran mereka dengan menuliskan, 'Tolong Selamatkan Anak Kita Pak,' yang mencerminkan ketidakpuasan akan tindakan yang dinilai tidak pantas tersebut.
Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi'i, menggarisbawahi bahwa tindakan Gus Elham adalah keliru dan menekankan pentingnya standar lingkungan yang ramah anak di institusi pendidikan keagamaan. Penegasan ini menjelaskan adanya standar yang seharusnya dipatuhi untuk menjaga keamanan anak-anak di lingkungan tersebut.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan
Muhammad Elham Yahya Luqman, lebih dikenal sebagai Gus Elham, lahir pada 8 Juli 2001, di Tarokan, Kediri, Jawa Timur. Ia merupakan anak dari KH. Luqman Arifin Dhofir dan Hj. Ernisa Zulfa Al Hafidz, pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas 1.
Gus Elham adalah cucu KH. Mudhofir Ilyas, pendiri Pondok Al Ikhlas Kaliboto. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, ia meneruskan studi di Pondok Pesantren Lirboyo, mengikuti jejak ayah dan kakeknya.
Sebagai pengurus di Majelis Ta'lim Ibadallah, Gus Elham aktif memberikan dakwah, khususnya di malam Jum'at dan malam minggu. Gelar 'Gus' yang disandangnya menandakan posisinya sebagai keturunan tokoh Islam yang dihormati.
Menyusul kecaman yang beredar luas, Gus Elham memposting permintaan maaf di akun Instagram resminya @mtibadallah. Dalam pernyataannya, ia mengakui tindakan tersebut sebagai kekhilafan yang telah menyebabkan kegaduhan di masyarakat.
"Saya mengaku bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi. Saya berkomitmen untuk memperbaiki dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga agar tidak mengulangi hal serupa di masa mendatang," ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa video yang beredar adalah rekaman lama yang telah dihapus dari semua akun media sosialnya. Gus Elham menyatakan bahwa anak-anak yang terlibat dalam video tersebut ada di bawah pengawasan orang tua.
Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Cozy dan Nyaman
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: