Dampak Pencemaran Radioaktif Cesium-137 di Cikande: Kehilangan Pekerjaan dan Harapan
Kasus pencemaran radioaktif Cesium-137 di kawasan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, telah berdampak signifikan terhadap kehidupan warga setempat, seperti Sarkinah dan suaminya, Sahroni.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Keduanya kehilangan sumber penghasilan dan menghadapi tantangan kesehatan akibat paparan radiasi dari zat berbahaya tersebut.
Sarkinah (49) dan Sahroni (51) adalah bagian dari banyak warga yang terkena dampak pencemaran. Sarkinah, yang sebelumnya bekerja di PT Bahari Makmur Sejati, kini terpaksa beradaptasi dengan kenyataan pahit setelah dirumahkan tanpa pesangon akibat pernyataan FDA mengenai kontaminasi.
Sarkinah mengatakan, "Kalau yang di rumah mah enggak terdampak. Yang di pabrik terdampak karena semua diliburkan.".
Ketidakhadiran kompensasi selama tiga bulan membuat mereka semakin sulit memenuhi kebutuhan keluarga. Sahroni yang juga terpapar radiasi harus menjalani proses penyembuhan, dan berharap mendapatkan dukungan dari pemerintah.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Sarkinah mengungkapkan harapannya untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, terutama untuk biaya berobat. "Mudah-mudahan dapet bantuan aja dari pihak pemerintah, gitu. Tapi kalau untuk berobat dapat gratis," ujarnya.
Meskipun sudah dirumahkan, Sarkinah belum menerima bantuan apa pun dari pemerintah. Dalam situasi ini, ia berusaha mencari pekerjaan baru, namun mengalami banyak kendala.
Selama proses pemulihan, Sahroni mendapatkan pengobatan dari rumah sakit dengan pemantauan kesehatan secara berkala. Keluarga ini berharap agar pemerintah segera memberikan solusi konkret untuk masalah mereka.
Pemerintah, melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, telah menyatakan komitmennya untuk menangani masalah pencemaran ini. Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Rasio Ridho Sani, mengungkapkan untuk fokus utama adalah mitigasi dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi.
Rasio menambahkan, "Pembicaraan dengan warga yang terdampak sedang dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial.".
Upaya ini diharapkan mampu memberikan solusi bagi masyarakat yang terkena dampak pencemaran radioaktif. Proses dekontaminasi dan penanganan dampak pencemaran menjadi prioritas agar kesehatan warga dapat pulih secara optimal.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: