BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 10 OKTOBER 2025 • 16:52 WIB

BMKG Akhiri Status Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa di Talaud

BMKG Akhiri Status Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa di TalaudBMKG Akhiri Status Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa di Talaud

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mencabut status peringatan dini tsunami yang menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji

Keputusan tersebut diumumkan pada Jumat, 10 Oktober 2025, setelah sebelumnya BMKG mengeluarkan peringatan untuk lima daerah terkait potensi tsunami.

Penyebab dan Dampak Gempa Bumi

Gempa bumi magnitudo 7,6 terjadi di Laut Filipina, yang membuat BMKG mengeluarkan peringatan bagi daerah di sekitar Kepulauan Talaud hingga Papua.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa dampak gempa sangat terasa, terutama di Tahuna dengan skala intensitas IV MMI, yang menunjukkan bahwa getaran dirasakan oleh banyak orang.

Di Manado, dampak terasa pada skala II MMI, di mana hanya beberapa orang yang merasakan getaran tersebut, berimbas pada benda-benda ringan.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Peringatan Tsunami dan Gelombang Minor

BMKG sebelumnya telah merilis estimasi waktu kedatangan gelombang tsunami di beberapa daerah, termasuk Talaud, yang diperkirakan akan menerima gelombang pertama pada pukul 08.59 WIB.

Setelah itu, BMKG mengonfirmasi adanya tsunami minor, di mana lokasi Melonguane mencatat tinggi gelombang mencapai 11 cm.

Daryono menyatakan, 'Tsunami minor kita menyebutnya,' menekankan bahwa meskipun gelombang terdeteksi, tidak ada ancaman signifikan bagi keselamatan penduduk.

Gempa Susulan dan Aktivitas Pemantauan

Sejak gempa utama, sudah terjadi sembilan gempa susulan dengan magnitudo berkisar antara 4,8 hingga 5,6, menunjukkan aktivitas seismik yang masih berlangsung di kawasan tersebut.

Gempa susulan terbaru tercatat pada pukul 13.32 WIB dengan magnitudo 4,9, berlokasi 359 kilometer barat laut Melonguane pada kedalaman 10 kilometer.

Gempa susulan dengan magnitudo terbesar, mencapai 5,6, terjadi pada pukul 10.32 WIB dengan episentrum di sekitar 352 km timur laut Melonguane.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Rekor Baru Liverpool dan Pergerakan Tim Lain

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

BMKG Akhiri Status Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa di Talaud

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!