Kebakaran di Hunian Pekerja IKN Evakuasi 700 Orang
Kebakaran melanda hunian pekerja konstruksi Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Rabu sore, mengakibatkan evakuasi sekitar 700 pekerja. Insiden ini terjadi di kawasan Sepaku, Penajam Paser Utara, dan menghancurkan dua lantai gedung hunian.
Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan
Api mulai berkobar pada pukul 17.08 WITA di HPK 1 Tower 14, menyebabkan kerusakan berat pada 24 kamar. Proses pemadaman baru selesai setelah dua jam, dengan melibatkan berbagai tim pemadam kebakaran.
Kebakaran dimulai pada pukul 17.08 WITA dan laporan penerimaan oleh tim pemadam telah terjadi sekitar satu jam setelahnya. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Penajam Paser Utara mengerahkan lima unit mobil pemadam serta mobil operasional untuk memadamkan api.
Berbagai instansi seperti BPBD, Polsek Sepaku, dan Koramil Sepaku turut serta dalam proses pemadaman. Perjuangan tersebut membuahkan hasil, dengan proses pemadaman yang berhasil diselesaikan pada pukul 20.17 WITA, setelah rangkaian pendinginan dilakukan di lokasi.
Meskipun api berhasil dipadamkan, kerusakan pada lantai tiga dan empat gedung sangat serius sehingga mengganggu aktivitas para pekerja yang tinggal di sana.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Sekitar 700 pekerja dievakuasi dengan aman ke Tower Bengkirai dan Tower Flamboyan. M. Sukadi Kuncoro, Kepala BPBD PPU, menyatakan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Setiap pekerja yang dievakuasi telah didata dan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman agar mereka dapat melanjutkan aktivitas. Troy Herald Pantouw, jurubicara OIKN, menyatakan, 'Tidak ada korban jiwa akibat insiden ini.'
Penanganan bagi pekerja yang terdampak dilakukan dengan terkoordinasi, berupaya untuk kembali beraktivitas sesegera mungkin tanpa terganggu oleh peristiwa kebakaran.
Posko Damkar Sotek juga dikerahkan untuk membantu proses pemadaman. Anggota posko, Bambang, menyatakan bahwa laporan mengenai kebakaran diterima pada pukul 17.59 WITA.
Perjalanan tim memakan waktu sekitar 30 menit untuk mencapai lokasi, di mana kondisi medan cukup sulit akibat jalan licin. 'Sesampainya di sana, api sudah padam dan kami hanya melakukan pendinginan,' ungkap Bambang.
Kejadian ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat tim pemadam kebakaran dalam menangani insiden yang berpotensi merugikan.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: