Kontroversi Konten LGBT dalam Serial 'Dead End: Paranormal Park' Dihidupkan oleh Elon Musk
Elon Musk baru-baru ini meminta publik untuk membatalkan langganan Netflix sebagai respons terhadap konten yang dianggapnya menyebarkan agenda LGBT melalui serial animasi 'Dead End: Paranormal Park'. Pernyataan ini memicu perdebatan luas mengenai keanggunan tayangan anak-anak dan relevansi rating usia yang tertera.
Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS
Meski serial ini memiliki rating 18+, banyak netizen yang mengklaim kontennya dipromosikan kepada penonton yang lebih muda, menimbulkan kekhawatiran terkait dampak psikologis pada anak-anak.
Pernyataan Elon Musk disampaikan melalui Twitter, di mana ia mengekspresikan ketidakpuasannya dan mendorong orang tua untuk mengambil tindakan. Ia mengungkapkan, 'Ini gak bagus. Cancel Netflix demi kesehatan anak mu.'
Pernyataan ini langsung menarik perhatian publik, memicu debat yang hangat mengenai tayangan yang dinilai tidak cocok untuk anak-anak. Musk menekankan bahwa pengaruh konten LGBT terhadap anak-anak menjadi perhatian utama dalam argumennya.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?
'Dead End: Paranormal Park' ditetapkan dengan rating 18+, yang menunjukkan tayangan ini ditujukan bagi penonton dewasa. Namun, perdebatan muncul terkait aksesibilitas konten tersebut bagi anak-anak, terutama di platform berbasis langganan seperti Netflix.
Banyak pengguna media sosial berpendapat bahwa tayangan ini seharusnya tidak dipromosikan untuk penonton muda. Ini menyebabkan ketidakpuasan di kalangan orang tua yang merasa ada tanggung jawab dalam penyajian konten oleh Netflix.
Hingga saat ini, Netflix belum memberikan pernyataan resmi mengenai kontroversi yang muncul dari 'Dead End: Paranormal Park'. Di sisi lain, kreator serial tersebut, Hamish Steele, telah mengambil langkah untuk berbicara tentang pengalaman dan reaksi yang diterimanya di media sosial.
Steele menyatakan dalam sebuah post di X, 'Secara umum, saya baik-baik saja hari ini dan merasa semuanya cukup lucu.' Meskipun demikian, ia juga mengungkapkan bahwa ia menerima banyak email yang bersifat homofobik dan antisemit, yang menunjukkan sisi negatif dari publikasi dan kritik yang ada.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: