BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 02 OKTOBER 2025 • 11:39 WIB

Keracunan Makanan di Program Makan Bergizi Gratis: Kasus Dua Cucunya Mahfud MD

Keracunan Makanan di Program Makan Bergizi Gratis: Kasus Dua Cucunya Mahfud MDKeracunan Makanan di Program Makan Bergizi Gratis: Kasus Dua Cucunya Mahfud MD

Mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengonfirmasi bahwa dua cucunya menjadi korban keracunan makanan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yogyakarta.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji

Kejadian ini memperlihatkan tantangan serius dalam kualitas makanan yang disediakan oleh program yang ditujukan untuk meningkatkan gizi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pengalaman Pribadi dan Dampak Keracunan

Mahfud MD menjelaskan bahwa kedua cucunya, yang merupakan anak dari keponakannya, mengalami gejala muntah-muntah setelah mengonsumsi menu MBG di sekolah mereka.

Saat ini, kedua cucunya masih dalam perawatan di rumah sakit, di mana harapan mereka untuk pulih semakin besar.

Cerita pribadi ini menunjukkan dampak langsung dari sebuah program yang direncanakan untuk membantu mereka yang membutuhkan, namun tidak luput dari risiko yang tidak diharapkan.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Tanggapan Mengenai Statistik Keracunan

Mahfud juga mencermati pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengungkapkan bahwa hanya ada kesalahan distribusi sebesar 0,00017 persen terhadap total penerima program MBG.

Walaupun angka tersebut terbilang kecil, Mahfud menegaskan bahwa setiap insiden keracunan perlu diperhatikan dengan serius, apalagi jika menyangkut keselamatan dan kesehatan anak-anak.

Ketidakberdayaan dalam menghadapi risiko seperti ini menjadi pengingat penting untuk lebih waspada dan bertanggung jawab dalam pengelolaan program.

Pentingnya Evaluasi dan Tata Kelola Program

Mahfud mengakui bahwa meskipun program MBG memiliki tujuan mulia untuk menyediakan makanan bergizi, evaluasi mendalam dan lebih serius sangat diperlukan.

Ia menekankan pentingnya melibatkan pemerintah daerah secara struktural dalam program tersebut untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang disediakan.

Kurangnya kejelasan dalam tata kelola MBG, termasuk dasar hukum pelaksanaannya, harus segera diatasi untuk menghindari masalah di masa depan.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Keracunan Makanan di Program Makan Bergizi Gratis: Kasus Dua Cucunya Mahfud MD

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!