BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 16:32 WIB

Kasus Kematian Diplomat: Istri Menyampaikan Protes Terhadap Barang Bukti yang Disita

Kasus Kematian Diplomat: Istri Menyampaikan Protes Terhadap Barang Bukti yang DisitaKasus Kematian Diplomat: Istri Menyampaikan Protes Terhadap Barang Bukti yang Disita

Meta Ayu Puspitasari, istri diplomat Arya Daru, mengungkapkan bahwa barang-barang pribadinya disita sebagai alat bukti dalam kasus kematian suaminya. Di antara barang-barang tersebut, terdapat alat kontrasepsi yang menjadi sorotan dalam konferensi pers.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Dalam pernyataannya, Meta menyatakan kebingungan mengenai pemilihan barang bukti, yang dinilai tidak relevan mengingat ada banyak benda lain yang lebih berarti.

Pernyataan Istri Diplomat

Konferensi pers yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, menjadi momen bagi Meta untuk menyampaikan keprihatinan mengenai barang bukti. Ia mengungkapkan, "Iya (alat kontrasepsi) itu semuanya punya saya. Itu saya juga bingung gitu, kenapa yang dijadikan barang bukti itu?"

Meta juga menyatakan, "Kenapa bukan drone atau piring atau sepeda yang ada di situ?" yang menunjukkan ketidakpuasan terhadap keputusan penyidik mengenai apa yang seharusnya disita.

Dugaan Perselingkuhan dan Barang Bukti

Meta menegaskan bahwa isu perselingkuhan yang beredar tidak berdasar dan menyatakan, "Itu barang saya semua, barang saya semua, sekarang semuanya jadi tau. Itu barang saya semua," menyoroti pentingnya fakta di balik penyitaan barang bukti.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi

Ia mengajak untuk melihat konteks yang lebih besar di luar dugaan tersebut, mengingat barang yang disita merupakan kepemilikan bersama.

Rincian Kasus Kematian

Arya Daru ditemukan meninggal dunia pada 8 Juli dengan kondisi yang cukup mencengangkan, wajah terbungkus plastik dan dililit lakban kuning. Penemuan tersebut dipicu oleh laporan dari penjaga kos yang mencurigai sesuatu yang tidak beres.

Sebelumnya, Arya diketahui menghabiskan waktu di rooftop gedung Kemlu RI selama 1 jam 26 menit sebelum kejadian tragis tersebut.

Hasil Penyelidikan Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya telah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi penyebab kematian, dengan hasil sementara menyebutkan bahwa hal ini mungkin terjadi karena bunuh diri. Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra menyatakan, "Indikator daripada kematian daripada ADP ini mengarah pada indikasi meninggal tanpa keterlibatan pihak lain."

Walau begitu, pihak kepolisian tetap sepakat untuk melanjutkan penyelidikan meski tidak ditemukan unsur pidana, menegaskan bahwa mereka akan menerima masukan jika ada informasi tambahan.

Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kasus Kematian Diplomat: Istri Menyampaikan Protes Terhadap Barang Bukti yang Disita

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!