BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 13:20 WIB

Musala Ponpes Al Khoziny Ambruk, Tiga Santri Dikabarkan Meninggal Dunia

Musala Ponpes Al Khoziny Ambruk, Tiga Santri Dikabarkan Meninggal DuniaMusala Ponpes Al Khoziny Ambruk, Tiga Santri Dikabarkan Meninggal Dunia

Peristiwa tragis terjadi di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, pada Senin (29/9/2025) ketika musala yang masih dalam proses pembangunan ambruk saat santri melaksanakan salat berjemaah.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi

Akibat kejadian ini, tiga santri dilaporkan meninggal dunia dan total 98 santri mengalami luka-luka yang saat ini dirawat di beberapa rumah sakit.

Detail Kejadian dan Korban

Musala yang berada di asrama putra Ponpes Al Khoziny ambruk ketika santri sedang melaksanakan salat berjemaah. Tiga santri yang dinyatakan meninggal dunia termasuk Mochammad Mashudulhaq (14) dan Muhammad Soleh (22).

Menurut Direktur RSUD Sidoarjo, dr Atok Irawan, salah satu pasien terpaksa menjalani amputasi akibat terjebak dalam reruntuhan. "Evakuasi dilakukan cepat di TKP. Tim ortopedi dan anestesi kami lakukan amputasi lengan kiri karena korban terjepit reruntuhan bangunan," ujarnya.

Hingga Selasa (30/9/2025), total 98 santri dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, termasuk 40 santri dirawat di RSUD Sidoarjo dan 52 santri di RSI Siti Hajar. Kejadian ini menyoroti pentingnya keselamatan dalam proses pembangunan bangunan pendidikan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya

Kondisi Korban di Rumah Sakit

Di RSUD Sidoarjo, sebanyak 40 santri dirawat dengan kondisi yang bervariasi, mulai dari luka berat hingga ringan. Dari jumlah tersebut, tujuh santri dilaporkan mengalami luka berat, sementara 29 santri lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Salah satu diantara korban adalah Mochammad Mashudulhaq, yang meninggal akibat luka parah. Di RSI Siti Hajar, total 52 santri dirawat, di mana sepuluh santri masih dalam perawatan inap, dan dua diantaranya mengalami kondisi yang cukup serius.

Humas RSI Siti Hajar, dr Erli Mawar Nuraini, menjelaskan, "Datanya kemarin 1 santri meninggal, 10 santri masih dirawat inap, 1 santri dirujuk ke Mojokerto, dan 40 santri sudah pulang." Kejadian ini telah menarik perhatian publik dan pihak berwenang.

Tanggapan Pihak Pondok Pesantren

Pihak Pondok Pesantren Al Khoziny telah menyampaikan permohonan maaf kepada wali santri atas peristiwa tragis ini. Mereka mengungkapkan keprihatinan mendalam dan menyatakan bahwa kejadian ini adalah takdir yang telah ditentukan.

Pihak pengelola pesantren berkomitmen untuk menyelidiki secara mendalam penyebab ambruknya bangunan dan berharap agar insiden serupa tidak terjadi di masa mendatang.

Keprihatinan juga tampak dari masyarakat setempat yang hadir memberikan dukungan kepada keluarga korban, menunjukkan solidaritas dan kecemasan akan keselamatan di lingkungan pendidikan.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Musala Ponpes Al Khoziny Ambruk, Tiga Santri Dikabarkan Meninggal Dunia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!