Setelah lima tahun, Xiaomi berhasil merebut kembali posisi teratas di pasar wearable global. Data terbaru dari Omdia menunjukkan bahwa pengiriman wearable di seluruh dunia diperkirakan mencapai 200 juta unit pada tahun 2025, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 6%.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi
Transformasi Lanskap Persaingan Wearable
Menurut Cynthia Chen, Manajer Riset Omdia, kompetisi di pasar wearable kini mengalami perubahan signifikan. Wearable tidak lagi hanya bergantung pada spesifikasi, seperti layar dan daya tahan baterai, namun juga pada kekuatan ekosistem yang mendukung.
Perubahan ini menunjukkan bahwa integrasi antar perangkat menjadi lebih penting, yang berkontribusi pada peningkatan loyalitas pengguna. Dengan pendekatan ini, perusahaan semakin fokus untuk memberikan pengalaman yang terhubung dan mulus bagi konsumennya.
Strategi Xiaomi dalam Memperkuat Posisi Pasar
Xiaomi mengadopsi strategi portofolio produk yang beragam untuk memperkuat pangsa pasar. Lini produk Mi Band yang terjangkau terbukti sukses, sementara smartwatch entry-level berkontribusi pada peningkatan harga jual rata-rata.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Strategi 'Human × Car × Home' yang diterapkan Xiaomi semakin memperkuat integrasi antar perangkat dalam ekosistem mereka. Hal ini memungkinkan pengguna untuk memiliki pengalaman yang lebih terhubung, sementara meningkatkan interaksi antara perangkat di lingkungan sehari-hari.
Posisi Apple dan Huawei dalam Pasar Wearable
Apple tetap menguasai segmen premium dalam industri wearable. Dengan integrasi yang mendalam antara produk-produk mereka, terutama iPhone, Apple terus menarik minat pengguna lewat fitur kesehatan yang semakin berkembang.
Huawei juga menunjukkan performa yang baik, terutama di pasar domestik China, dengan fokus pada pelacakan olahraga dan teknologi kesehatan yang inovatif. Tren kesehatan menjadi salah satu perhatian utama dalam pengembangan produk wearable dari berbagai produsen.
Tren dan Tantangan di Tahun 2026
Tren pasar wearable global menunjukkan pergeseran terhadap fitur kesehatan yang semakin canggih. Dari sekadar penghitung langkah, banyak produsen berinovasi ke pemantauan kesehatan yang berkelanjutan.
Dengan selisih pangsa pasar yang sangat tipis antara merek-merek ini, peta persaingan di tahun 2026 diproyeksikan akan terus berubah. Dinamika ini sangat bergantung pada kemampuan masing-masing perusahaan dalam membangun ekosistem yang paling kuat.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: