Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 18:02 WIB

Mengelola Kecemasan di Era Digital: Kebiasaan Sehari-hari untuk Hidup Lebih Tenang

Author

Mengelola Kecemasan di Era Digital: Kebiasaan Sehari-hari untuk Hidup Lebih Tenang

Di dunia yang serba cepat ini, rutinitas digital sering kali menambah beban stres dalam kehidupan sehari-hari. Namun, ada sejumlah kebiasaan tertentu yang dapat membantu meredakan kecemasan dan menciptakan ketenangan.

Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Mengatur waktu layar, menggunakan aplikasi meditasi, dan menciptakan ruang digital minimalis merupakan langkah-langkah sederhana yang dapat diambil untuk memberikan ketenangan dalam kehidupan kita.

Mengatur Waktu Layar

Salah satu kebiasaan yang paling penting adalah mengatur waktu layar. Ternyata, terlalu lama menggunakan gadget bisa bikin otak kita lelah dan stres.

Cobalah untuk menetapkan batasan waktu setiap hari. Misalnya, batasi penggunaan media sosial hanya satu jam sebelum tidur untuk membantu tidur lebih nyenyak.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?

Menggunakan Aplikasi Meditasi

Aplikasi meditasi seperti Headspace atau Calm bisa jadi sahabat terbaik kita. Dengan suara yang menenangkan dan panduan yang jelas, kita bisa meredakan pikiran dan lebih fokus.

Rutin berlatih meditasi minimal 5-10 menit sehari dapat meningkatkan kesehatan mental dan memberikan ketenangan yang kita butuhkan.

Menciptakan Ruang Digital Minimalis

Ruang digital yang berantakan bisa memengaruhi suasana hati kita. Dengan menghapus aplikasi yang tidak perlu atau mengorganisir berkas di perangkat, kita bisa merasa lebih rapi dan tenang.

Luangkan waktu untuk menyusun perangkatmu. Kebersihan digital sama pentingnya dengan kebersihan fisik untuk menjaga ketenangan.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU