Selasa, 19 MEI 2026 • 14:13 WIB

Pembatalan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar oleh MPR di Kalimantan Barat

Author

Pembatalan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar oleh MPR di Kalimantan Barat

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI resmi membatalkan rencana untuk menggelar ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat. Pembatalan ini disebabkan oleh penolakan dari dua sekolah yang menghormati hasil kompetisi sebelumnya.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz

Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, menyatakan bahwa penolakan ini mencerminkan nilai-nilai Empat Pilar, seperti toleransi dan persatuan. Sikap kedua sekolah tersebut dianggap penting dalam konteks menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis.

Pembatalan Lomba Cerdas Cermat

Langkah tegas yang diambil oleh MPR RI mencerminkan penghormatan terhadap keputusan yang diambil oleh SMA Negeri 1 Pontianak dan SMA Negeri 1 Sambas. Abraham Liyanto menyebutkan bahwa kedua sekolah menegaskan penolakan mereka dengan mengunjungi MPR untuk menyampai hal ini secara resmi.

Tidak lama setelah itu, SMA Negeri 1 Sambas juga menyatakan dukungan serupa, menunjukkan komitmen mereka untuk menghargai hasil dari kompetisi yang telah berlangsung. Penolakan ini diterima dengan baik oleh MPR, dan menegaskan pula bahwa acara tersebut tidak dapat dilanjutkan tanpa persetujuan dari para peserta.

Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Evaluasi Penyelenggaraan di Masa Depan

Meski lomba ulang dibatalkan, MPR memastikan akan melakukan evaluasi mendalam untuk meningkatkan kualitas lomba ke depan. Fokus utama evaluasi mencakup komposisi dewan juri, di mana MPR berencana melibatkan pakar hukum tata negara dari setiap provinsi.

Dalam hal ini, Abraham Liyanto menegaskan perlunya sosialisasi yang lebih baik mengenai Empat Pilar, mengingat hanya sekitar 25 persen dari 280 juta penduduk Indonesia yang mengetahui tentangnya. Ia menggarisbawahi, 'Kesimpulan lomba ini kita akan teruskan dengan meningkatkan kualitasnya lebih bagus, dengan pengaturannya lebih baik, dan juri yang profesional.'

Respons atas Polemik yang Terjadi

Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, menekankan bahwa polemik yang muncul terkait lomba ini menjadi perhatian serius. Ia menyoroti bahwa pemilihan dewan juri akan difokuskan kepada para ahli tata negara, untuk memastikan evaluasi berjalan dengan lebih komprehensif.

Sebagai hasil dari keputusan ini, SMA Negeri 1 Sambas tetap akan melanjutkan perwakilan Kalimantan Barat dalam LCC Empat Pilar tingkat nasional pada tahun 2026. MPR berkomitmen untuk menyiapkan evaluasi total guna menjamin kesuksesan di masa mendatang dan penerapan nilai-nilai Empat Pilar.

Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU