Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, telah mengumumkan penemuan cadangan gas besar oleh Eni di Kalimantan.
Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Cadangan ini diperkirakan mencapai 5 triliun kaki kubik gas dan 300 juta barel kondensat, berawal dari sumur eksplorasi Geliga-1.
Potensi Sumber Daya Gas yang Mengesankan
Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa temuan tersebut memiliki potensi yang menjanjikan. "Saya mau umumkan bahwa Eni baru saja mendapat 1 wk baru giant dari Geliga yang menghasilkan 5 TCF untuk gas dan kita mendapat kondensat 300 juta barel minyak," ujar Bahlil.
Saat ini, produksi gas di lokasi tersebut berkisar antara 600-700 juta kaki kubik per hari. Bahlil memperkirakan produksi gas dapat meningkat menjadi 2.000 MMSCFD pada tahun 2028.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus
Rekam Jejak Sukses Eni di Cekungan Kutai
Sumur Geliga-1, yang telah dibor hingga kedalaman sekitar 5.100 meter, menjadi bagian dari catatan eksplorasi sukses di Cekungan Kutai. Sebelumnya, cadangan gas Geng North ditemukan pada akhir 2023, semakin memperkuat potensi daerah tersebut.
Temuan Geliga-1 terletak sekitar 20 km dari Geng North, yang menunjukkan bahwa ada lebih banyak alasan untuk percaya akan potensi yang ada di kawasan ini.
Investasi Eni: Langkah Menuju Masa Depan Energi
Eni telah mengambil langkah signifikan dengan melakukan Final Investment Decision (FID) untuk investasi sebesar US$ 15 miliar pada proyek gas laut dalam. Keputusan ini menegaskan komitmen Eni untuk mengembangkan proyek gas di kawasan ini.
Proyek ini mencakup dua ladang besar, Gendalo-Gandang dan Geng North-Gehem, dengan teknologi produksi laut dalam yang diharapkan dapat meningkatkan produksi secara efisien.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: