Senin, 20 APRIL 2026 • 14:31 WIB

Insiden Tragis di Bandara Maluku Tenggara: Ketua DPD Golkar Jadi Korban Penusukan

Author

Insiden Tragis di Bandara Maluku Tenggara: Ketua DPD Golkar Jadi Korban Penusukan

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas akibat penusukan di Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu (19/4/2026). Insiden tersebut terjadi saat korban baru tiba dari Jakarta dan langsung diserang oleh pelaku yang melarikan diri usai melakukan aksi brutal ini.

Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel

Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 11.25 WIT, ketika Nus Kei diserang dengan senjata tajam sebelum ia sempat beraksi untuk melindungi dirinya. Meskipun segera dilarikan ke rumah sakit, nyawa Nus Kei tidak dapat diselamatkan karena luka yang dideritanya.

Kronologi Kejadian

Penyerangan terhadap Nus Kei terjadi setelah ia keluar dari area bandara. Pelaku menyerangnya dengan senjata tajam, dan korban tidak sempat menghindar dari serangan tersebut.

Segera setelah insiden, Nus Kei dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, sayangnya, akibat luka yang sangat parah, nyawanya tak tertolong.

Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Tindak Lanjut Polisi

Polisi segera mengambil tindakan setelah kejadian. Dalam dua jam, aparat berhasil menangkap dua terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36).

Keduanya kini dipindahkan ke Ambon untuk proses penyidikan lebih lanjut dengan pengawalan ketat. Kombes Pol Rositah Umasugi dari Polda Maluku menjelaskan, "Dua jam pasca kejadian berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku."

Motif dan Situasi Terkini

Hingga saat ini, motif di balik penusukan masih dalam penyelidikan oleh kepolisian. Dugaan sementara mengarah pada masalah pribadi antara pelaku dan korban.

Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, menyatakan, "Motifnya itu dendam, dari hasil penyelidikan sementara." Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, sementara situasi di Maluku Tenggara dinyatakan aman dan kondusif.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU