Artis Boiyen mengungkap perjalanan emosional dalam pernikahannya dengan Rully Anggi Akbar yang hanya bertahan dua bulan. Dalam sebuah podcast bersama Ivan Gunawan, ia menceritakan bagaimana pernikahan itu lebih banyak menimbulkan masalah daripada kebahagiaan.
Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana
Meski berharap segalanya bisa berubah setelah menikah, kenyataan justru lebih menyakitkan. Tekanan emosional membuatnya merasa terjebak, mendorong Boiyen untuk mengambil langkah besar dalam hidupnya.
Awal Pernikahan yang Penuh Harapan
Saat Boiyen mengambil keputusan untuk menikah dengan Rully, ia menyadari ada beberapa masalah dalam diri suaminya. Meskipun demikian, ia memilih untuk melanjutkan pernikahan dengan harapan bahwa waktu akan memperbaiki segalanya.
Sayangnya, harapan itu mulai pudar ketika masalah serupa terus muncul dalam kehidupan sehari-hari. Beban emosional ini menjadi semakin berat, membuatnya merasa tertekan dalam menjalani rutinitas.
Dalam podcast tersebut, ia menyatakan, 'Capek banget, karena yang diharapkan itu enggak kejadian.' Ungkapan ini mencerminkan besarnya tekanan yang dialaminya selama pernikahan.
Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing
Keputusan untuk Bercerai
Setelah mempertimbangkan berbagai aspek, Boiyen akhirnya memutuskan untuk tidak lagi mempertahankan hubungan yang tidak memberikan ketenangan. Dia menyadari bahwa tetap bertahan dalam kondisi yang tidak sehat hanya akan memperburuk kesehatan mentalnya.
Meskipun bercerai bukanlah keputusan yang mudah, Boiyen melihatnya sebagai langkah yang berani untuk mencapai kehidupan yang lebih damai. Dia mengatakan, 'Ternyata benar, ketenangan sama keikhlasan itu mahal, lho,' yang menggambarkan keputusan sulitnya.
Langkah ini menjadi momen penting dalam hidupnya, di mana ia memilih untuk menghargai diri sendiri serta mencari kebahagiaan yang lebih positif dan meng-empower.
Bangkit dan Menemukan Ketenangan
Setelah lepas dari pernikahan, Boiyen merasakan ketenangan yang sebelumnya hilang. Pengalaman pahit ini menjadi pelajaran berharga yang membentuk cara pandangnya terhadap kebahagiaan.
Ia kini percaya bahwa tidak seharusnya seseorang mengorbankan ketenangan hati demi hubungan yang tidak sehat. Ia menganggap bahwa melangkah maju adalah hal yang lebih positif dan membangun.
Boiyen juga ingin menginspirasi orang lain tentang pentingnya menjaga ketenangan dan memilih kebahagiaan yang sesuai dengan diri sendiri, sesuai dengan perjalanan hidup yang dialaminya.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: