Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan potensi luar biasa dengan meraih posisi kelima di balapan Moto3 Thailand 2026 pada tanggal 1 Maret 2026.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil
Ia mencatatkan waktu yang sangat kompetitif, hanya kalah 0,006 detik dari pembalap Maximo Quiles dari tim Aspar, menandakan awal yang cerah bagi karirnya.
Performa Menjanjikan di Sirkuit Buriram
Sirkuit Buriram menjadi saksi dari bakat dan dedikasi Veda dalam kompetisi Moto3. Balapan tersebut memberikan kesempatan bagi Veda untuk memimpin grup pembalap muda dalam merebut posisi ketiga di awal perlombaan.
Meskipun akhirnya finis di posisi kelima, pencapaian tersebut menunjukkan kemajuan signifikan dalam karirnya di dunia balap internasional. Dengan dukungan kuat dari penggemar, harapan akan masa depan cerah bagi pembalap muda Indonesia semakin meningkat.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji
Pertarungan Ketat di Garis Finish
Veda mencatatkan waktu lap tercepatnya pada putaran kelima, yakni 1 menit 41,334 detik, dan bersaing ketat dengan Maximo Quiles dan Ismael Almansa. Namun, memasuki lap ke-11, Veda menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensinya di tengah ritme tinggi para rivalnya.
Quiles dan Almansa mampu mempertahankan kecepatan hingga akhir balapan, menjadikan strategi dan konsistensi sebagai faktor kunci yang membedakan posisi mereka di garis finish.
Waktu Lap dan Posisi Pembalap Lain
Waktu lap tercepat dalam balapan ini diraih oleh Valentin Perrone dari Red Bull KTM Tech3, yang berhasil menempati posisi ketiga dengan catatan 1 menit 41,228 detik. Persaingan berlangsung ketat dengan Almansa dan Quiles mencatat waktu lap 1:41,272 dan 1:41,328 masing-masing.
Dengan hasil ini, Veda Ega Pratama patut diperhitungkan mengingat pencapaiannya di peringkat kelima dengan waktu lap 1:41,334, yang menunjukkan kemampuannya untuk bersaing di level tinggi dalam balapan mendatang.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: